Harga daging di tiga pasar ini Rp75 ribu/kg
Rabu, 17 Juli 2013 - 12:18 WIB
Harga daging di tiga pasar ini Rp75 ribu/kg
A
A
A
Sindonews.com - Direktur Utama Perum Bulog, Soetarto Alimoeso mengungkapkan, saat ini sebanyak 16 ton daging impor sudah masuk ke tiga pasar, yaitu Jatinegara, Kramat Jati, dan Senen.
Harga daging di tiga pasar tersebt relatif stabil pada angka Rp75 ribu per kilogram (kg). "Sudah masuk di tiga pasar, yaitu Jatinegara, Kramat Jati dan Senen. Sudah masuk 12 ton, hari ini 4 ton. Jadi total 16 ton," ujarnya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (17/7/2013).
Dia menyebut angka daging itu merupakan bagian dari impor 3.000 daging yang ditangani Bulog yang direncanakan masuk pada bulan ini.
"Kita usahakan 3.000 ton itu masuk semua bulan ini. Kita juga bekerja sama dengan Duta Besar kita di Australia untuk segera mempercepat impor ini," katanya.
Sementara, terkait tambahan impor sapi potong untuk stabilisasi harga daging di kisaran Rp75 ribu sampai Rp80 ribu per kg, Soetarto enggan untuk mengambil alih impor tersebut. Karena pihaknya masih berkonsentrasi dengan impor 3.000 ton itu.
"ENggak usahlah kita urus yang itu, kita kan masih konsentrasi di sini biar segera masuk," pungkasnya Soetarto.
Harga daging di tiga pasar tersebt relatif stabil pada angka Rp75 ribu per kilogram (kg). "Sudah masuk di tiga pasar, yaitu Jatinegara, Kramat Jati dan Senen. Sudah masuk 12 ton, hari ini 4 ton. Jadi total 16 ton," ujarnya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (17/7/2013).
Dia menyebut angka daging itu merupakan bagian dari impor 3.000 daging yang ditangani Bulog yang direncanakan masuk pada bulan ini.
"Kita usahakan 3.000 ton itu masuk semua bulan ini. Kita juga bekerja sama dengan Duta Besar kita di Australia untuk segera mempercepat impor ini," katanya.
Sementara, terkait tambahan impor sapi potong untuk stabilisasi harga daging di kisaran Rp75 ribu sampai Rp80 ribu per kg, Soetarto enggan untuk mengambil alih impor tersebut. Karena pihaknya masih berkonsentrasi dengan impor 3.000 ton itu.
"ENggak usahlah kita urus yang itu, kita kan masih konsentrasi di sini biar segera masuk," pungkasnya Soetarto.
(izz)
Lihat Juga :