Agus Marto: Nilai tukar rupiah tak akan lampaui APBNP

Rabu, 17 Juli 2013 - 17:10 WIB
Agus Marto: Nilai tukar...
Agus Marto: Nilai tukar rupiah tak akan lampaui APBNP
A A A
Sindonews.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyebut nilai tukar rupiah yang mencapai angka Rp10 ribu per dolar AS ditunjukkan sekarang ini tidak akan membuat angka nilai tukar rupiah dalam APBNP 2013 sebesar Rp9.600 per dolar terlampaui. Karena nilai tukar tersebut adalah rata-rata setahun.

Dia juga memperkirakan, apabila pada kuartal ketiga neraca pembayaran positif, maka rupiah dapat menguat kembali. "Itu (APBNP) adalah angka rata-rata sepanjang tahun. Kalau sekarang ini di kuartal kedua ada kemungkinan tinggi, nanti di kuartal ketiga kita melihat bahwa neraca pembayaran kita mungkin juga bisa positif. Saat itu current account deficit tidak selebar sekarang," ujarnya di gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (17/7/2013).

Agus secara khusus menyambut baik langkah pemerintah mengeluarkan Surat Utang Negara (SUN). Dia yakin keputusan ini adalah keputusan pemerintah yang jitu.

"Yang saya ingin sampaikan dan saya sambut baik, misalnya kemarin pemerintah mengeluarkan SUN. Walaupun pemerintah menyadari bahwa ini agak mahal tapi tetap dilakukan. Ini adalah suatu keputusan yang saya yakin baik," lanjutnya.

Agus juga tetap memantau kondisi perekonomian global yang masih tidak menentu terutama di Amerika Serikat. Namun dia berharap agar ke depannya aliran dana mulai masuk ke Indonesia.

"Nanti saya harapkan ke depan mulai ada incoming flows lagi dan kita tetap harus waspada tentang perkembangan di AS. Tetapi kita harapkan situasi ke depan akan lebih baik," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
21 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved