Importir Jabar minta BI stabilitas rupiah

Kamis, 18 Juli 2013 - 13:21 WIB
Importir Jabar minta...
Importir Jabar minta BI stabilitas rupiah
A A A
Sindonews.com - Gabungan pengusaha importir Jawa Barat meminta Bank Indonesia (BI) segera menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar (USD).

Ketua Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Jawa Barat, Yusuv Suhyar mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah menyebabkan perubahan nilai pembayaran impor dari perkiraan awal. Setidaknya, industri harus menanggung perubahan pembayaran antara 10-20 persen.

Sementara, sebagian besar industri di Jawa Barat masih mengandalkan bahan baku impor untuk produksinya. Sektor-sektor yang mengandalkan bahan baku impor yaitu tekstil dan produk tekstil (TPT), bahan baku kimia, manufaktur seperti baja ringan, alumunium, serta komponen otomotif lainnya. Bahkan, sekitar 80 persen industri TPT nasional ada di Jawa Barat.

“Bank sentral mesti segera memberi kepastian nilai tukar rupiah terhadap dolar. Ini untuk memberi rasa nyaman bagi pelaku industri dalam negeri dalam menentukan perdagangan tiga bulan kedepan,” jelas Yusuv di Bandung, Kamis (18/7/2013).

Yusuv menambahkan, pelemahan nilai tukar rupiah menyebabkan pengurangan margin yang diterima industri dalam negeri. Idealnya, nilai rukar rupiah terhadap dolar pada posisi Rp9.500/USD.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved