Dibayangi sentimen positif, IHSG diprediksi reli

Jum'at, 19 Juli 2013 - 08:13 WIB
Dibayangi sentimen positif,...
Dibayangi sentimen positif, IHSG diprediksi reli
A A A
Sindonews.com - Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan akan melanjutkan penguatannya didukung oleh sejumlah katalis yang ada.

"IHSG akan berada di kisaran 4.687-4.753. Pola three white soldiers terbentuk atas IHSG mengindikasikan bullish continuation di hari ini," ujar Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Jumat (19/7/2013).

Dari luar negeri, terdapat berita tentang Dow Jones yang naik 0,5 persen ke level tertinggi sepanjang masa diiringi penurunan The Vix 0,07 persen ditutup pada level 13,77.

Ini dipimpin kenaikan saham Morgan Stanley & UnitedHealth serta komentar Bernanke sebelum the Senate Banking Committee yang kembali menegaskan apa yang telah dikatakannya pada hari Rabu.

Indeks Dow Jones naik 124 poin lebih tinggi dari level tertinggi yang pernah dicapai pada 22 Mei 2013, di tengah beragamnya kinerja ekonomi, seperti weekly jobless claims turun 24 ribu unit menjadi total 334 ribu (dibanding estimasi ekonom 345 ribu unit).

Selain itu, business activity di area the mid-Atlantic bulan Juli naik ke level terbaik sejak Maret 2011 menjadi 19,8 dibanding data Juni pada level 12,5 serta data leading indicators bulan Juni flat di level 95,3 (tertinggi lima tahun terakhir).

Dari dalam negeri kembali terjadi perkembangan menarik di FX market, dimana setelah menaikkan BI rate dan suku pinjaman antar bank, Bank Indonesia kembali melakukan gebrakan dengan melakukan lelang transaksi FX swap untuk jangka waktu 1,3 dan 6 bulan senilai USD600 juta.

Dengan demikian, diharapkan dapat menambah likuiditas USD di dalam pasar valas yang pada akhirnya diharapkan dapat menurunkan tensi tinggi USD/IDR.

Tetapi, di lain pihak semalam Moody's menaikkan prospek AS menjadi stabil dan mempertahankan peringkatnya di level AAA. Itu artinya ada peluang USD/IDR kembali menguat di tengah potensi lanjutan kenaikan IHSG yang dilakukan khususnya di akhir sesi alias adanya tarikan preclosing yang sudah terjadi dalam beberapa hari ini di tengah investor asing yang terus membukukan net sell ytd (1 Januari-18 Juli 2013) berjumlah Rp4,85 triliun.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Pekan Ini Diramal...
IHSG Pekan Ini Diramal Terkoreksi di 5.890-6.130, Simak Saran Analis
IHSG Diprediksi Kokoh...
IHSG Diprediksi Kokoh di Awal Pekan, Ini Beberapa Saham Pilihan
Berita Terkini
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
28 menit yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
1 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
2 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
4 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
6 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
7 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Diprediksi...
Indonesia Diprediksi Bakal Masuk Jebakan Utang Semakin Dalam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved