Dow dan S&P 500 kembali cetak rekor

Jum'at, 19 Juli 2013 - 08:48 WIB
Dow dan S&P 500 kembali...
Dow dan S&P 500 kembali cetak rekor
A A A
Sindonews.com - Indeks Dow Jones dan S&P 500 pada perdagangan Kamis waktu setempat kembali berakhir pada rekor tertinggi sepanjang masa. Kinerja Morgan Stanley yang positif dan komenatar Gubernur The Fed Ben Bernanke telah meyakinkan pasar.

Komentar Bernanke sebelum the Senate Banking Committee yang menegaskan bahwa waktu pemangkasan stimulus pembelian obligasi bersifat fleksibel.

"Kami tidak mendapat kejutan negatif dari Gubernur The Fed hari ini, sehingga pasar menyukainya," kata Senior Vice President BB & T Wealth Management, Bucky Hellwig seperti dilansir Reuters, Jumat (19/7/2013).

Di samping itu, kinerja perusahaan pada kuartal II tahun ini yang positif makin memberi keyakinan kepada investor.

"Banyak emiten yang membukukan laba sesuai dengan yang diharapkan," imbuh Hellwig.

Saham Morgan Stanley (MS.N) melonjak 4,4 persen menjadi USD27,70, yang merupakan level tertinggi sejak April 2011. Menguatnya saham tersebut setelah berhasil membukukan laba kuartal II sebesar 42 persen. Sektor keuangan di indeks S&P 500 langsung melonjak 1,3 persen.

Sedangkan saham UnitedHealth (UNH.N) berhasil reli, dengan naik 6,5 persen menjadi USD70,55 setelah kinerja perusahaan di atas ekspektasi.

Baik indeks Dow dan S&P 500 juga mencapai tertinggi intraday sejak 22 Mei 2013. Indeks Dow naik ke level 15,589.40, sedangkan S&P 500 ke 1,693.12.

Pada perdagangan semalam, indeks Dow Jones naik 78,02 poin atau 0,50 persen menjadi 15.548,54; indeks S&P 500 naik 8,46 poin atau 0,50 persen ke 1.689,37 dan Nasdaq menguat 1,28 poin atau 0,04 persen ke 3,611.28.

Volume perdagangan tercatta sebanyak 6,1 miliar saham ditransaksikan di New York Stock Exchange, Nasdaq dan NYSE MKT. Jumlah ini dibawah volume penutupan rata-rata harian sepanjang tahun ini sekitar 6,4 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
29 menit yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
1 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
1 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
3 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
4 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
5 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved