Warga Pariaman andalkan tradisi marosok

Senin, 22 Juli 2013 - 13:57 WIB
Warga Pariaman andalkan...
Warga Pariaman andalkan tradisi marosok
A A A
Sindonews.com - Naiknya harga sapi di berbagai daerah membuat pemerintah melakukan impor daging dari negara australia, namun hal ini tidak berengaruh bagi para pedagang sapi di daerah Pariaman, Sumatera Barat.

Di pasar ternak Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, harga sapi ditentukan dengan cara tawar menawar antara pembeli dan pedagang secara tersembunyi yang dinamakan tradisi marosok. Jadi naiknya harga daging di pasaran, tergantung penawaran dari si pembeli nantinya.

Pasar ternak Sungai Sariak ini, biasanya ramai dikunjungi setiap hari Senin dan Rabu, atau dinamakan hari pasar. Puluhan, bahkan ratusan sapi atau kerbau dijejerkan di pasar ini untuk diperjualbelikan.

Namun uniknya, transaksi jual beli yang dilakukan tidak diumumkan dengan suara ataupun terbuka. Melainkan dengan jari tangan yang ditutup dengan kain sarung atau handuk. Ibarat orang yang sedang berjabat tangan, antara si penjual dengan pembeli terlibat pembicaraan serius perihal tawar menawar harga.

Kenaikan harga daging saat ini tidak berpengaruh di pasar ternak ini, karena sistem bergdagang mereka dengan cara tawar menawar. Biasanya, jika si pembeli berhasil menawar rendah, maka harga jual daging nantinya juga akan rendah.

Pemandangan seperti ini sudah lumrah di pasar ternak ini. Tawar menawar harga dibalik sarung tersebut sudah terjadi sejak ratusan tahun silam.

"Maksudnya saat transaksi tawar menawar dilakukan hanya penjual dan pembeli saja yang mengetahui dan tidak ada orang lain tahu. Tujuannya, agar tidak terjadi himpit menghimpit harga oleh pembeli lain karena mereka juga menyukai ternak yang sama," jelas Datuk Sinaro, salah seorang pedagang sapi di pasar ternak Sungai Sariak, Senin (22/7/2013).

Dibalik sarung ataupun handuk tersebut, tangan penjual dan pembeli saling menggenggam. Masing-masing jari bisa melambangkan nilai nominal sepuluh ribu, seratus ribu, satu juta, atau bahkan satu miliar rupiah.

Contohnya, jika harga ternak tiga setengah juta rupiah, maka jari si pembeli akan digenggam tiga buah oleh si penjual, yang berarti tiga juta rupiah, dan dilanjutkan dengan menggenggam lima buah jari lagi, yang berarti tiga juta lima ratus rupiah.

Namun jika si pembeli menawar, isyaratnya dengan memutar jari si penjual, yang berarti mengurangi. Dan jika menambah, maka si penjual atau si pembeli akan memegang beberapa jari lagi.

Bukan itu saja, keunikan pasar ternak Sungai Sariak ini, berat ternakpun tidak diperhitungkan melalui timbangan, melainkan hanya berdasarkan pengalaman pedagang dalam melihat, jika cocok akan langsung dibayar.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
8 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
8 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
9 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
9 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved