IHSG dibayangi tekanan jual

Selasa, 23 Juli 2013 - 08:25 WIB
IHSG dibayangi tekanan...
IHSG dibayangi tekanan jual
A A A
Sindonews.com - Dampak dinaikkannya BI rate sebesar 75 basis poin dalam waktu dua bulan, tampaknya sudah mulai menunjukkan dampak bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ditambah perlambatan pada Dow Jones menjadi kombinasi sempurna yang menyebabkan IHSG akan melanjutkan pelemahannya hari ini.

"IHSG akan bergerak di kisaran 4.635-4.720. Pola bearish engulfing terbentuk atas IHSG mengindikasikan bearish reversal di hari Selasa," kata Kepala Riset MNC Securities, Edwin Sebayang, Selasa (23/7/2013).

Kejatuhan harga saham McDonald, Hasbro dan Netflix akibat mengecewakannya pendapatan dan laba bersih serta turunnya data existing home sales bulan Juni sebesar 1,2 persen menjadi berjumlah total 5.08 juta unit (jauh di bawah ekspektasi awal ekonom sebesar 5,25 juta unit) menjadi faktor terbatasnya pergerakan Dow Jones.

Dow Jones ditutup mendatar sebesar 1,81 poin (0,01 persen) pada level 15.545,55 diikuti kejatuhan The Vix sebesar 1,99 persen ditutup pada level 12,29 dalam perdagangan Senin.

"Bursa Indonesia, saya perkirakan akan melanjutkan kejatuhannya dalam perdagangan Selasa diiringi kembali membesarnya net sell asing yang secara YTD net sell asing berjumlah Rp5,22 triliun," ujarnya.

Kejatuhan bursa ini seiring semakin sulitnya USD/IDR untuk menguat dan mulai nyaman di kisaran Rp10 ribuan yang pastinya akan berdampak negatif atas pendapatan dan laba ersih emiten yang sensitif atas pelemahan rupiah seperti Indofood yang mulai menaikan harga jual produknya.

"Di tengah mulai dinaikkannya suku bunga deposito dan pinjaman perbankan, sebagai contoh BCA akan menaikan suku bunga kredit sebesar 1 persen. Serta leasing company juga akan menaikkan bunga pinjaman sebesar 0,5-1 persen sebagai dampak dinaikkannya BI rate sebesar 75 basis poin selama dua bulan, sehingga bukan mustahil akan mulai terlihat dampak negatif di kuartal III ke atas," tutur Edwin.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Akhiri Pekan di Zona...
Akhiri Pekan di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik ke Level 6.072
IHSG Diramal Masih Lesu,...
IHSG Diramal Masih Lesu, Hari Ini Potensi di Kisaran 6.047-6.107
Menunggu Data Ekonomi...
Menunggu Data Ekonomi AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
IHSG Kebakaran, Saham...
IHSG 'Kebakaran', Saham Farmasi dan Telekomunikasi Tetap 'Adem'
IHSG Berpeluang Reli...
IHSG Berpeluang Reli di 6.078-6.150, Cermati Saham Ini
Varian Delta Masih Jadi...
Varian Delta Masih Jadi Sentimen Utama di Pasar Saham
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
55 menit yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved