Kredit investasi di Bali tembus Rp17,13 T

Selasa, 23 Juli 2013 - 15:59 WIB
Kredit investasi di...
Kredit investasi di Bali tembus Rp17,13 T
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan kredit investasi di Bali cukup menggairahkan dengan total penyaluran kredit oleh perbankan umum mencapai Rp17,13 triliun atau 60,35 persen.

Perbankan turut mendorong tingginya pertumbuhan ekonomi di Pulau Dewata yang didorong kuatnya konsumsi domestik dan tingginya investasi di bidang infrastruktur.

"Tingginya Kredit investasi ini terutama terkait target penyelesaian pembangunan infrastruktur menjelang KTT APEC Oktober," kata Pimpinan BI Denpasar, Dwi Pranoto dalam keterangan resminya, Selasa (23/7/2013).

Beberapa mega proyek bersama BUMN yang diselesaikan tahun ini seperti jalan tol atau jalan di atas perairan (JDP), Underpass Simpang Dewa Ruci Ruci dan perluasan Bandara Internasional Ngurah Rai.

Menurutnya, pertumbuhan positif tercatat pada triwulan kedua sebesar 60,35 persen, jauh di atas pertumbuhan kredit modal kerja yang terctat 19,66 persen dan kredit konsumsi 27,68 persen.

Penyaluran kredit terbesar terjadi di subsektor penyediaan akomodasi dan makan-minum sebesar 41,37 persen dan perdagangan besar dan eceran yang mencapai 24,21 persen.

Di sisi lain, tumbuhnya kredit investasi yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi dan ekspektasi positif atas kegiatan bisnis maupun minat investasi masyarakat justru berakibat berkurangnya Dana Pihak Ketiga (DPK).

Berkurangnya DPK yang dihimpun perbankan tercermin dari perlambatan pertumbuhan DPK yang pada triwulan kedua ini, hanya 16,67 persen. "Capaian ini sedikit melambat dibanding triwulan sebelumnya yang tercatat 19,37 persen," kata Pranoto.

Meski terjadi ekspnasi kredit besar-besaran, namun perbankan dinilai masih tetap menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential banking), sebagaimana tercermin rasio non performing loan (NPL) total kredit bank umum di bawah kisaran 0,54 persen.

Rasio NPL tersebut lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 0,61 persen. Begitu juga dengan BPR yang tetap terjaga di level aman yakni 2,8 persen atau menurun dibanding triwulan sebelumnya tercatat di level 2,9 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyaluran Kredit Bank...
Penyaluran Kredit Bank Naik di Agustus 2023, BI Ungkap Penyebabnya
BI Prediksi Pertumbuhan...
BI Prediksi Pertumbuhan Kredit Sisa 2024 Tetap Berada di Kisaran 10-12 Persen
Permintaan Kredit Pelaku...
Permintaan Kredit Pelaku Usaha Masih Lemas, BI: Dana Belum Cair Rp2.374,8 Triliun
Awas, BI Kasih Peringatan...
Awas, BI Kasih Peringatan Perlambatan Kredit Masih Akan Terjadi
Penyaluran Kredit BRI...
Penyaluran Kredit BRI Tembus Rp922,97 Triliun, Paling Gede Buat UMKM
Kualitas Kredit Membaik,...
Kualitas Kredit Membaik, Bank Mandiri Catat Penurunan NPL 1,36%
Berita Terkini
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
32 menit yang lalu
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
1 jam yang lalu
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
1 jam yang lalu
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
3 jam yang lalu
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
3 jam yang lalu
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
3 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved