Pemerintah klaim harga daging berangsur turun
Rabu, 24 Juli 2013 - 12:44 WIB
Pemerintah klaim harga daging berangsur turun
A
A
A
Sindonews.com - Sejak Badan Urusan Logistik (Bulog) mulai mendistribusikan 3.000 ton daging sapi impor Australia dan Selandia Baru ke pasar sepekan lalu, harga daging sapi di pasar Jakarta berangsur turun Rp2.500 sampai Rp8.000 per kilogram, dari harga awal lebih dari Rp 100.000 per kg.
Perum Bulog dalam laporannya menyebutkan, penurunan harga di beberapa pasar tradisional bervariasi. Di Pasar Senen, harga daging sapi sudah menurun dari Rp95.000 menjadi Rp90.000, begitu juga dengan pasar Blok A. Untuk Pasar Cipete, harga daging sapi turun menjadi Rp82.500 per kilogram, sebelumnya Rp90.000.
Bulog pada hari ini, Rabu (24/7/2013) menjual 57 ton daging sapi impor dari 750 ton daging sapi yang diimpor pada periode 22-24 Juli 2013. Sedang pada Kamis (25/7/2013) besok, juga akan tiba 570 ton daging sapi melalui kapal laut. Untuk kedatangan daging sapi berikutnya, masih menunggu proses negosiasi kedatangannya di Indonesia
Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi mengatakan, pemerintah memutuskan akan segera mengimpor sapi potong, atau sapi hidup dari Australia.
Menurut Bachrul Chairi , impor sapi hidup untuk mendapatkan target sampai harga daging stabil yaitu pada level Rp 75.000 sampai Rp76.000 per kilogram. Kelak jika harga daging sapi sudah stabil, impor akan dihentikan. “Kita akan fokus ke sapi lokal dan penggemukan sapi bakalan," katanya.
Ia menyebutkan, pada 1 Agustus mendatang, akan mulai datang 1.500 ekor sapi, lalu pada 3 dan 16 Agustus akan masuk 1.500 ekor sapi, dan terakhir pada 18 agustus akan tiba 2.000 ekor sapi.
Begitu tiba, sapi-sapi Australia ini akan langsung masuk ke rumah pemotongan hewan (RPH) yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian, yang tersebar di seluruh Indonesia.
Perum Bulog dalam laporannya menyebutkan, penurunan harga di beberapa pasar tradisional bervariasi. Di Pasar Senen, harga daging sapi sudah menurun dari Rp95.000 menjadi Rp90.000, begitu juga dengan pasar Blok A. Untuk Pasar Cipete, harga daging sapi turun menjadi Rp82.500 per kilogram, sebelumnya Rp90.000.
Bulog pada hari ini, Rabu (24/7/2013) menjual 57 ton daging sapi impor dari 750 ton daging sapi yang diimpor pada periode 22-24 Juli 2013. Sedang pada Kamis (25/7/2013) besok, juga akan tiba 570 ton daging sapi melalui kapal laut. Untuk kedatangan daging sapi berikutnya, masih menunggu proses negosiasi kedatangannya di Indonesia
Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Bachrul Chairi mengatakan, pemerintah memutuskan akan segera mengimpor sapi potong, atau sapi hidup dari Australia.
Menurut Bachrul Chairi , impor sapi hidup untuk mendapatkan target sampai harga daging stabil yaitu pada level Rp 75.000 sampai Rp76.000 per kilogram. Kelak jika harga daging sapi sudah stabil, impor akan dihentikan. “Kita akan fokus ke sapi lokal dan penggemukan sapi bakalan," katanya.
Ia menyebutkan, pada 1 Agustus mendatang, akan mulai datang 1.500 ekor sapi, lalu pada 3 dan 16 Agustus akan masuk 1.500 ekor sapi, dan terakhir pada 18 agustus akan tiba 2.000 ekor sapi.
Begitu tiba, sapi-sapi Australia ini akan langsung masuk ke rumah pemotongan hewan (RPH) yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian, yang tersebar di seluruh Indonesia.
(gpr)
Lihat Juga :