Facebook buat Wall Street positif

Jum'at, 26 Juli 2013 - 08:40 WIB
Facebook buat Wall Street...
Facebook buat Wall Street positif
A A A
Sindonews.com - Saham di Bursa Wal Street pada perdagangan Kamis waktu setempat berakhir positif. Indeks Nasdaq menguat didukung reli saham Facebook.

Saham Facebook Inc (FB.O) membukukan kenaikan harian terbesar, dengan melonjak 31,6 persen ke USD34,88 setelah perusahaan jejaring sosial tersebut melaporkan pendapatan iklan mobile melompat tinggi.

Saham Facebook ditutup naik 29,6 persen menjadi USD34,36 dan menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan di indeks Nasdaq.

Sementara beberapa laba emiten yang mengecewakan sempat membatasi pergerakan indeks Dow dan S&P 500.

General Motors (GM.N) dan Dow Chemical (DOW.N) mencatat laba di atas ekspektasi, namun tidak cukup mendorong indeks S&P 500 menguat lebih tinggi. Saham GM turun 0,2 persen menjadi USD37,08 setelah menyentuh level tertinggi dalam dua tahun terakhir USD37,70 dan Dow Chemical naik 1,8 persen menjadi USD34,99.

Kendati demikian, indeks berhasil menguat tipis dengan sembilan dari 10 sektor di indeks S&P 500 ditutup lebih tinggi. Saham bahan baku dan utilitas mendorong penguatan setelah pada hari sebelumnya menekan indeks.

"Tren di pasar adalah menguat, kecuali ada berita buruk. Tidak ada berita merupakan kabar baik. Laba bersih tidak begitu mengejutkan karena sektor korporasi dan laba masih cukup kuat," kata Market Strategist Cetera Financial Group, Brian Gendreau seperti dilansir Reuters, Jumat (26/7/2013).

Sebanyak 47 persen dari 500 emiten di S&P 500 mencatat laba dan sekitar 68 persen melampaui perkiraan atau di atas rata-rata sebanyak 63 persen. Semenatra sekitar 56 persen melaporkan pendapatan di atas perkiraan.

Semalam, indeks Dow Jones naik 13,37 poin atau 0,09 persen menjadi 15.555,61; indeks S&P 500 menguat 4,31 poin atau 0,26 persen ke 1.690,25 dan indeks Nasdaq naik 25,59 poin atau 0,71 persen menjadi 3.605,19.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
53 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Dampak Positif yang...
Dampak Positif yang Terjadi pada Tubuh setelah Berhenti Merokok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved