Ini saran ekonom perkuat rupiah

Sabtu, 27 Juli 2013 - 16:50 WIB
Ini saran ekonom perkuat...
Ini saran ekonom perkuat rupiah
A A A
Sindonews.com - Kepala Ekonom Danareksa Research Institute, Purbaya Yudhi Sadewa menyarankan agar pemerintah menjaga pertumbuhan ekonomi di dua sisi, yaitu fiskal dan moneter untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD)

Dia meyakini apabila pemerintah fokus menjaga pertumbuhan fiskal dan moneter bersamaan, maka nilai tukar rupiah terhadap USD akan menguat dengan sendirinya.

"Fokus saja, jaga pertumbuhan ekonomi di dua sisi, fiskal dan moneter. Nanti rupiahnya juga akan menguat sesuai fundamental," ujarnya di gedung Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (26/7/2013) malam.

Walaupun nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp10.200 per dolar, Purbaya masih belum bisa memperediksikan apakah ke depannya rupiah akan menembus angka yang sudah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 sebesar Rp9.700 per USD karena rupiah sempat berada di kisaran Rp9.500 per USD pada awal tahun ini.

"Kalau ke depan menguat lagi ke Rp9.600-9.700 per USD, rasanya nggak akan jauh-jauh melesetnya. Namun, dengan catatan kalau Bank Sentral dan pemerintah melakukan kebijakan yang betul," jelasnya.

Purbaya juga memperkirakan bahwa perlambatan ekonomi ditambah dengan penerimaan pajak yang menurun serta pendapatan badan usaha milik negara (BUMN), yang juga tergerus pada tahun ini akan memberi dampak lebih besar terhadap ekonomi dan posisi rupiah.

"Kalau rupiah melemah saja gampang hitungnya. Tapi kalau ditambah dengan pelemahan ekonomi karena respon kebijakan yang mengetatkan moneter ditambah pendapatan pajak dan pendapatan BUMN yang juga menurun akan membuat ekonomi semakin melambat," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
56 menit yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
3 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
12 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved