Enam ruas tol layang akan dibangun semester II/2014

Senin, 29 Juli 2013 - 13:46 WIB
Enam ruas tol layang...
Enam ruas tol layang akan dibangun semester II/2014
A A A
Sindonews.com - Presiden Direktur PT Jakarta Toll Road Development (TJD), Frans Sunito mengatakan, pembangunan enam ruas jalan tol layang di Jakarta direncanakan akan dibangun setelah proyek Mass Rapid Transit (MRT) dan monorel berjalan.

"Pak Gubernur (Joko Widodo) sudah bilang MRT dan Monorel jalan dulu. Terus setelah jalan, baru kami jalan. Saya tidak berani bicara lebih dari itu," kata Frans saat ditemui wartawan di Balai Kota, Senin (29/7/2013).

Dia mengutarakan, enam ruas tol layang yang akan dibangun itu akan dimulai dengan dua ruas jalan lebih dahulu, yakni dari jalur Timur-Barat. Bila dua ruas itu telah dirampungkan, pembangunan baru akan dilanjutkan di empat ruas lainnya. "Bertahap, tahapannya kan memang Timur-Barat dulu," ujarnya.

Pembangunan enam ruas tol layang itu, kata Frans, rencananya akan mulai dibangun pada pertengahan 2014 sambil menunggu pembangunan MRT dan Monorel berjalan. Mengingat, pembangunan fisik MRT dan Monorel mulai berjalan pada Oktober 2013.

"Enam ruas tol layang yang akan dibangun ini akan terpadu dengan angkutan massal. Nantinya ruas tol tersebut akan melintas Bus Rapid Transit (BRT) dan shelter buswaynya," terang dia.

Pihaknya berharap, pada pertengahan 2013, tepatnya awal semester II/2014, pengerjaan fisik ruas tol layang ini bisa dimulai. Pasalnya, pembangunan enam ruas tol layang tersebut akan terpadu dengan angkutan massal yang diberi prioritas. "Jadi, Timur-Barat itu tahap pertama," ucapnya.

Menurutnya, sejauh ini kontraktor yang akan membangun proyek ini belum ditentukan. Sebab Detail Engginering Desain (DED) pembangunan enam ruas tol tersebut belum dikeluarkan. Apabila DED itu telah selesai dibuat, baru akan dibuatkan dokumen tendernya.

"Terpenting itu jalan yang diminta Pak Gubernur dulu, yaitu MRT sama Monorel," tuturnya.

Perlu diketahui, investasi pembangunan enam ruas tol layang ini senilai Rp42 triliun dengan total panjang 69,7 kilometer. Tahap pertama, ruas Semanan-Sunter sepanjang 17,88 kilometer dengan nilai investasi Rp9,76 triliun dan Koridor Sunter-Bekasi Raya sepanjang 11 kilometer senilai Rp7,37 triliun.

Tahap kedua, Duri Pulo-Kampung Melayu sepanjang 11,38 kilometer dengan nilai investasi Rp5,96 triliun dan Kemayoran-Kampung Melayu sepanjang 9,65 kilometer senilai Rp6,95 triliun.

Tahap ketiga, koridor Ulujami-Tanah Abang dengan panjang 8,27 kilometer dan nilai investasi Rp4,25 triliun. Keempat, pembangunan ruas jalan tol Pasar Minggu-Casablanca sepanjang 9,56 kilometer dengan investasi Rp5,71 triliun.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
16 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved