Kerugian meluas, NEC tinggalkan bisnis smartphone

Rabu, 31 Juli 2013 - 16:30 WIB
Kerugian meluas, NEC...
Kerugian meluas, NEC tinggalkan bisnis smartphone
A A A
Sindonews.com - Rugi bersih NEC dilaporkan membengkak pada kuartal kedua 2013, di mana raksasa teknologi Jepang itu juga akan keluar dari bisnis smartphone.

Perusahaan telah kehilangan 21,5 miliar yen (USD219 juta) pada kuartal kedua, dibandingkan 17,9 miliar yen pada kuartal yang sama tahun sebelumnya. Sementara penjualan naik 1,4 persen menjadi 640,1 miliar yen.

Kerugian perusahaan disebabkan kemerosotan dalam bisnis sistem telekomunikasi, yang mencakup infrastruktur jaringan dan unit lain, yang memasok server komputer.

NEC juga mengatakan, akan keluar dari bisnis smartphone, mengakhiri pengembangan, produksi dan penjualan perangkat mobile.

"Kami terlambat memasuki pasar smartphone, dan kami tidak dapat mengembangkan produk yang menarik," kata Direktur Keuangan NEC, Isamu Kawashima dalam konferensi pers, seperti dilansir Dow Jones Newswires.

NEC telah menggabungkan operasi handset ponsel dengan orang-orang dari Casio Computer dan Hitachi untuk melawan meningkatnya persaingan. Tapi, anak perusahaan itu berjuang dalam pasar yang semakin didominasi Apple dan raksasa Korea Selatan, Samsung.

Perusahaan Jepang itu melihat pangsa pasar domestik smartphone menyelam dari posisi puncak dari sekitar 27 persen menjadi hanya lima persen.

Perusahaan mengharapkan ayunan kembali ke laba bersih 20 miliar yen untuk tahun hingga Maret 2014, dengan penjualan 3,0 triliun yen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
47 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Kerugian Finansial yang...
Kerugian Finansial yang Dialami Israel Akibat Kebakaran Dahsyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved