Kadin imbau Mendag fokus kelola perdagangan

Jum'at, 02 Agustus 2013 - 10:40 WIB
Kadin imbau Mendag fokus...
Kadin imbau Mendag fokus kelola perdagangan
A A A
Sindonews.com - Kepala Lembaga Pengkajian, Penelitian dan Pengembangan Ekonomi (LP3E) Kamar Dangan dan Industri (Kadin) Indonesia, Didik J. Rachbini meminta Menteri Perdagangan (Mendag) Gita Wirjawan tidak mencalonkan diri menjadi presiden dan fokus mengelola perdagangan agar tidak berujung defisit ke depannya.

Didik menyarankan hal tersebut karena pelemahan nilai rupiah yang terjadi diyakini terjadi karena pengelolaan perdagangan yang tidak beres, sehingga terus menimbulkan defisit.

"Pelemahan rupiah masalahnya bukan di Bank Indonesia, tapi di pengelolaan perdagangan. Perdagangan kita hancur-hancuran dan salah kelola. Yang saya sayangkan urusan belum selesai malah mau nyapres," sindirnya di Menara Kadin, Jakarta, Jumat (2/8/2013).

Dia mencontohkan, neraca perdagangan Indonesia dengan dua negara Asia lainnya, yaitu Jepang dan Cina yang mengalami lonjakan defisit besar sejak tahun 2007.

Didik menjelaskan, pada 2007 perdagangan dengan Jepang masih surplus USD3,2 miliar karena ekspor gas, tapi pada 2012 mengalami defisit hingga USD11 miliar. Sedangkan dengan Cina defisit pada tahun 2007 sebesar USD1,8 miliar, dan sekarang defisitnya melebar hingga USD17 miliar karena Cafta.

Didik menyimpulkan bahwa defisit tersebut merupakan tanda bahwa pemerintah rakus impor dan rakus dolar. "Kalau dolar habis, rupiah jeblok seperti sekarang ini," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gita Wirjawan Jadi Advisor...
Gita Wirjawan Jadi Advisor di Startup Pendidikan Danacita
Pentingnya Stabilitas...
Pentingnya Stabilitas Politik dan Keamanan untuk Pembangunan Nasional
Penurunan Impor Bisa...
Penurunan Impor Bisa Ganggu Kapasitas Produksi di Indonesia
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
VinFast Ingin Membangun...
VinFast Ingin Membangun Negara Listrik di Indonesia: Investasi Ratusan Juta Dolar untuk Pabrik dan Ekosistem Elektrifikasi
Bos Ancora Sebut Vaksinasi...
Bos Ancora Sebut Vaksinasi Salah Satu Kunci Pemulihan Daya Beli
Berita Terkini
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
34 menit yang lalu
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
44 menit yang lalu
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
1 jam yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
1 jam yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
2 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
3 jam yang lalu
Infografis
Perdagangan Puluhan...
Perdagangan Puluhan Buaya hingga Ular Sanca Digagalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved