Asosiasi telekomunikasi internasional surati SBY

Selasa, 13 Agustus 2013 - 15:06 WIB
Asosiasi telekomunikasi...
Asosiasi telekomunikasi internasional surati SBY
A A A
Sindonews.com - Asosiasi industri perangkat komunikasi seluler dunia yang menaungi 219 negara dari 800 operator seluler dan 200 perusahaan perangkat telekomunikasi, Global System for Mobile Communications Association (GSMA) melayangkan surat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang diumumkan dalam situs resmi GSMA.

Dalam suratnya tersebut, GSMA menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan korupsi kerja sama Indosat-IM2 dalam penggunaan frekuensi 2,1 Gz atau 3G yang telah memutuskan mantan direktur utama IM2 Indar Atmanto sebagai tersangka.

"Kami menyatakan keprihatinan atas dampak dari putusan pengadilan korupsi Indonesia atas PT Indosat Mega Media (IM2)," ujar Direktur Jenderal GSMA, Anne Bouverot dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Selasa (13/8/2013).

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini Presiden SBY seharusnya memberikan sikap untuk melakukan intervensi dengan memfasilitasi adanya dialog antara pihak penegak hukum di pengadilan dengan pelaku industri telekomunikasi.

Dialog tersebut terutama ditujukan untuk menjawab dualisme pemahaman antara pihak penegak hukum dan penyelenggara jasa telekomunikasi sekaligus menjawab kebingungan para pengusaha di sektor telekomunikasi seluler dan ratusan penyelenggara jasa internet yang punya model bisnis sama dengan Indosat dan IM2.

Pasalnya, kebingungan itu dikhawatirkan akan membuat investor menjadi ragu-ragu untuk memberikan layanan internet di tanah air yang pada akhirnya akan menghambat penetrasi internet di Indonesia.

"Akan menghalangi dan menunda pemodal untuk memberikan layanan internet yang cepat, handal, dan terjangkau. Ini beresiko terhadap perekonomian Indonesia," pungkas dia.

Dengan demikian, perlu adanya pedoman yang jelas tentang regulasi telekomunikasi di Indonesia untuk menghindari situasi tersebut. Bahkan, GSMA juga bersedia untuk berdialog dengan pemerintah Indonesia tentang regulasi tersebut.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terdampak Pandemi, Indosat...
Terdampak Pandemi, Indosat Rugi Rp457 Miliar di Kuartal III
4.000 Menara Indosat...
4.000 Menara Indosat Bakal Dijual, Masuk Tahap Awal Penjajakan
Dihajar COVID-19, Kinerja...
Dihajar COVID-19, Kinerja Indosat Ooredoo Diklaim Tetap Tumbuh
Indosat (ISAT) Bagi...
Indosat (ISAT) Bagi Dividen Rp2,06 Triliun di Akhir Bulan, Catat Jadwalnya
Haloo! Indosat Bagi...
Haloo! Indosat Bagi Dividen Rp2,06 Triliun, BUMN Dapat Berapa?
Internet Membantu Anak...
Internet Membantu Anak Muda Indonesia tetap Semangat di saat Pandemik
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
35 menit yang lalu
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
44 menit yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
1 jam yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
1 jam yang lalu
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
2 jam yang lalu
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved