Salzgitter akan pangkas 1.500 pekerja

Rabu, 14 Agustus 2013 - 15:10 WIB
Salzgitter akan pangkas...
Salzgitter akan pangkas 1.500 pekerja
A A A
Sindonews.com - Salzgitter, produsen baja terbesar kedua di Jerman berencana akan memangkas 1.500 pekerja hingga akhir 2015, guna mengatasi kerugian lebih dalam.

"Dalam rangka mencapai tingkat kinerja yang dapat diterima, di bawah kondisi pasar yang sulit dan kompetitif, perusahaan telah meluncurkan program restrukturisasi dengan nama Salzgitter AG 2015," kata perusahaan tersebut dalam pernyataannya, seperti dilansir dari AFP, Rabu (14/8/2013).

Salzgitter menyebutkan, telah mengidentifikasi peningkatan potensi keuntungan keseluruhan lebih dari 200 juta euro (USD265 juta) setiap tahun.

"Lebih dari setengah dari jumlah ini pengembangan lebih lanjut dari proses teknis dan inisiatif di bidang logistik, pengadaan dan pengolahan data, bersama dengan pengurangan personel melalui perampingan lebih dari 1.500 posisi," jelasnya.

Salzgitter tidak mengungkapan, pekerja di area mana yang akan dipotong. Namun, hingga 30 Juni total tenaga kerja perusahaan berjumlah 25.272 orang.

Kelompok ini mengungkapkan perusahaan jatuh di jalur merah dalam enam bulan pertama tahun berjalan dengan mengalami rugi bersih 315,2 juta euro dibandingkan dengan kerugian 22,5 juta euro pada tahun sebelumnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
8 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
21 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
34 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
45 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved