Siloam tawarkan harga IPO Rp11.200-14.200/saham

Kamis, 15 Agustus 2013 - 16:36 WIB
Siloam tawarkan harga...
Siloam tawarkan harga IPO Rp11.200-14.200/saham
A A A
Sindonews.com – Perusahaan yang bergerak dibidang jasa pelayanan kesehatan (rumah sakit), PT Siloam International Hospitals (Siloam) berencana melepaskan saham perdana ke publik (initial public offering/IPO) dengan kisaran harga Rp11.200-Rp14.200 per lembar saham.

Presiden Direktur Siloam International Hospitals, Gershu C Paul mengatakan bahwa dana yang diincar perusahaan melalui aksi korporasi ini diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun-Rp2,3 triliun. Perusahaannya optimistis dapat memperoleh pendanaan melalui IPO karena kapitalisasi pasar Siloam saat ini mencapai Rp13 triliun-Rp16,5 triliun.

“Kami memperoleh kesempatan yang bagus untuk meningkatkan layanan kesehatan di Indonesia secara signifikan dalam 10 tahun ke depan. IPO ini akan lebih memperkuat organisasi dan tim kami dalam memberikan layanan kesehatan terbaik secara nasional,” kata Gershu saat menghadiri paparan publik perseroan di Jakarta, Kamis (15/8/2013).

Lebih lanjut dia menjelaskan, sekitar 52,5 persen dari hasil dana panawaran umum akan digunakan untuk pembelian peralatan medis, perluasan rumah sakit yang telah ada serta pembangunan rumah sakit baru.

Sedangkan 27 persen digunakan untuk pembayaran sebagian dana yang diperoleh dari induk usaha yaitu PT Lippo Karawaci Tbk, yang sebelumnya telah digunakan untuk belanja modal (capital expenditure/capex) untuk pembangunan dan pengembangan rumah sakit.

Kemudian sisanya sekitar 20 persen digunakan untuk membiayai akusisi rumah sakit, operator rumah sakit dan perusahaan heath care.

“Dana capex yang diperoleh dari induk usaha untuk pembangunan rumah sakit di Medan dan Kupang, sedangkan sampai 2016 kita berencana menambah rumah sakit baru yang berlokasi di Bogor, Jogja, Padang, Semarang dan kota lain. Pendanannya campuran dari cash flow, dana IPO maupun pinjaman perbankan nanti ke depannya,” tambah dia.

Siloam saat ini telah memiliki 14 rumah sakit yang berlokasi di 11 provinsi di Indonesia. Hingga lima tahun ke depan, Siloam menargetkan dapat mengelola hingga 40 rumah sakit di seluruh penjuru Nusantara.

Pencatatan publik tentatif akan dilakukan pada 12 September 2013 mendatang. Sedangkan bertindak sebagai perusahaan penjamin emisi (underwriter), yaitu PT Ciptadana Securities dan PT Credit Suisse Securities Indonesia. Untuk kordinator global terdiri dari Credit Suisse (Singapore) Limited dan Goldman Sachs (Singapore) Pte.

Pada saat IPO, perseroan akan melepas 162,75 juta lembar saham. Dalam rangka stabilitas harga, jika terjadi kelebihan pemesanan, maka Lippo Karawaci melalui anak usahanya PT Nilam Biru Bersinar memberikan opsi kepada agen stabilitas untuk dapat melakukan opsi penjatahan lebih sampai dengan sebanyak-banyaknya 14,3 persen dari jumlah saham baru yang ditawarkan.

Adapun penjatahan akan dilakukan pada 10 September 2013, pengembalian uang pesanan dan distribusi saham pada 11 September 2013 dan pencatatan saham pada 12 September 2013. Pihaknya juga akan melakukan roadshow ke sejumlah negara termasuk London, Singapura dan Hong Kong.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SILO Hadirkan Layanan...
SILO Hadirkan Layanan Kesehatan Homecare di 41 Rumah Sakit
SILO Dorong Peningkatan...
SILO Dorong Peningkatan Layanan dan Pengalaman Pasien Melalui MySiloam
Optimalkan Kinerja,...
Optimalkan Kinerja, SILO Terapkan Empat Pilar Strategis
Wakil Wali Kota Palembang...
Wakil Wali Kota Palembang Apresiasi Kesigapan Siloam Hospitals Palembang Hadapi Covid-19
PT Siloam Hospitals...
PT Siloam Hospitals Tbk Resmi Gabung ke MSCI Small Cap Index
Raih Sertifikasi Clinical...
Raih Sertifikasi Clinical Care Program Stroke, Siloam Hospitals Lippo Village Jadi yang Pertama
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
15 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
3 Efek Tarif Impor Donald...
3 Efek Tarif Impor Donald Trump Terhadap Harga Emas Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved