Puskepi: Ada skenario besar dibalik penangkapan Rudi

Minggu, 18 Agustus 2013 - 14:38 WIB
Puskepi: Ada skenario...
Puskepi: Ada skenario besar dibalik penangkapan Rudi
A A A
Sindonews.com - Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) menduga ada skenario besar dibalik penangkapan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) non-aktif Rudi Rubiandini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya yakin Rudi terkena bujukan ular dan sangat mungkin ada skenario besar dibalik semua ini yang bertujuan merusak nama baik SKK Migas," kata Direktur Eksekutif Puskepi, Sofyano Zakaria di Jakarta, Minggu (18/8/2013).

Menurutnya, banyak pihak yang tidak senang dengan keberadaan SKK Migas. Soalnya Rudi selalu menampakkan tindakan nyata dan mampu menunjukkan kepada publik bahwa lembaga tersebut berbuat demi kepentingan nasional.

"Bisa saja musuh-musuh SKK Migas yang merancang skenario besar sehingga mampu menjatuhkan sosok Rudi yang hakikatnya juga menghancurkan SKK Migas," kata dia.

Dia mengatakan, penangkapan terhadap Rudi belum bisa dikaitkan dengan jabatannya di SKK Migas. Perlu pembuktian mendalam mengenai dugaan gratifikasi yang dilakukan Rudi jika terkait dengan jabatan atau kewenangannya.

"Terlalu dini jika mengatakan Rudi ditangkap sebagai koruptor atau pelaku korupsi. Ini perlu pembuktian hukum dengan fakta hukum yang harus bisa dipertanggungjawabkan" tegasnya.

Seperti diketahui, Rudi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK lantaran diduga menerima suap dari Simon Tanjaya yang merupakan pejabat perusahaan trading minyak mentah Kernel Oil Pte Ltd. KPK menangkap Rudi di kediamannya di daerah Brawijaya, Jakarta Selatan pada 13 Agustus kemarin.

Selain Rudi, KPK juga menangkap dan menetapkan status tersangka kepada Simon dan Deviardi yang merupakan pelatih golf pribadi Rudi. Rudi diduga menerima suap sebesar USD400.000 dari Simon melalui perantara Deviardi. Dari hasil penggeledahan di rumah Rudi di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, ditemukan USD90.000 dan USSin127.000. Sedangkan di rumah Deviardi ditemukan uang sebesar USD200.000.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
SKK Migas Dorong Peningkatan...
SKK Migas Dorong Peningkatan Efek Berganda Hulu Migas Bagi Ekonomi Daerah
Investor Hulu Migas...
Investor Hulu Migas Asal Kanada Hengkang dari RI, Ini Alasannya
Reformasi Perizinan...
Reformasi Perizinan dan Efisiensi Rantai Suplai Jadi Fokus SKK Migas di 2026
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Terungkap! Cadangan...
Terungkap! Cadangan Migas RI Naik Jadi 131,2 Juta Barel
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved