Pertumbuhan ekonomi Thailand Q2 susut 0,3%

Senin, 19 Agustus 2013 - 14:46 WIB
Pertumbuhan ekonomi...
Pertumbuhan ekonomi Thailand Q2 susut 0,3%
A A A
Sindonews.com - Perekonomian Thailand pada triwulan kedua (Q2) 2013 menyusut 0,3 persen, karena permintaan memukul manufaktur dan ekspor.

Namun, slide dari kuartal sebelumnya lebih baik daripada revisi 1,7 persen kontraksi pada tiga bulan sampai Maret (Q1), setelah negara pulih dari bencana banjir dahsyat yang merendam pabrik, pada akhir 2011.

Dewan Pembangunan Nasional Ekonomi dan Sosial Thailand, NESDB mengatakan, produk domestik bruto (PDB) Q2 tumbuh sebesar 2,8 persen yoy pada kuartal kedua 2013, lebih lemah dari 5,4 persen pada Januari-Maret (Q1).

Output manufaktur turun 1,0 persen, akibat produsen terpukul oleh melambatnya permintaan domestik dan pelemahan global, seperti Amerika Serikat dan China. Sementara ekspor turun 1,5 persen dari kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Mengingat pelemahan ekonomi, NESDB kembali memangkas perkiraan PDB 2013 sebesar 3,8-4,3 persen, dari 4,2-5,2 persen yang diproyeksikan pada Mei. Bahkan, lebih rendah dari 4,5-5,5 persen pada perkiraan sebelumnya.

Analis dari Capital Economics memperingatkan, pertumbuhan lemah pada kuartal kedua kemungkinan akan berlanjut.

"Kami pikir rebound yang kuat dalam pertumbuhan tidak mungkin dimulai. Kepercayaan konsumen yang jatuh menunjukkan sektor rumah tangga sedang berjuang," kata lembaga analis ekonomi itu, seperti dilansir dari AFP, (19/8/2013).

Melihat pertumbuhan ekspor membaik, didorong pemulihan bertahap dalam permintaan global dikombinasikan dengan pelemahan terbaru baht Thailand, membuat para eksportir lebih kompetitif.

Pada Juli, bank sentral Thailand kembali mempertahankan suku bunga acuan di angka 2,50 persen guna meningkatkan perekonomian.

Bank menyebutkan, perlambatan di China telah merugikan kawasan internasional. Sementara konsumsi swasta domestik telah melemah dalam menghadapi meningkatnya kekhawatiran utang dan efek memudarnya langkah-langkah dalam merangsang pengeluaran konsumen.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi Negara Tetangga...
Ekonomi Negara Tetangga Terpuruk Nyaris Krisis, Indonesia Aman?
Demi Gaet Wisatawan...
Demi Gaet Wisatawan China, Thailand Gelontorkan Stimulus Raksasa Rp6,5 Triliun
Kekuatan Ekonomi Thailand...
Kekuatan Ekonomi Thailand vs Kamboja: Siapa yang Lebih Unggul di Tengah Perang?
Ekonomi Thailand Resesi,...
Ekonomi Thailand Resesi, Ini Dampak yang Akan Dialami Indonesia
SCG Tampilkan Inovasi...
SCG Tampilkan Inovasi Hijau untuk Dukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
1 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved