Bank Dunia: Kekhawatiran ekonomi India berlebihan

Senin, 19 Agustus 2013 - 15:52 WIB
Bank Dunia: Kekhawatiran...
Bank Dunia: Kekhawatiran ekonomi India berlebihan
A A A
Sindones.com - Kepala Ekonom Bank Dunia, Kaushik Basu mengatakan, kegelapan sekitar ekonomi India telah overplayed dan negara tidak dalam krisis yang sangat berbahaya.

"Pertumbuhan mungkin tidak dipercaya akan keluar. Kami memiliki lebih lanjut untuk pergi (turun), tapi situasi tidak seburuk seperti yang ditangkap suasana hati dan berita utama," kata Basu, seperti dilansir dari AFP, Senin (19/8/2013).

Basu, yang merupakan penasihat di kementerian keuangan India sampai September, mengatakan, situasi itu berbeda dengan 1991, ketika India harus mencari bailout dari Dana Moneter Internasional (IMF) dalam apa yang dianggap sebagai penghinaan nasional.

"India berada di dekat krisis 1991. Kesuraman ini sedang dimainkan berlebihan (overplayed)," jelasnya.

Pernyataan Basu muncul setelah rupee India mencapai titik terendah baru 62,70 terhadap dolar, dan saham kembali tergelincir 2,11 persen, akibat kekhawatiran ekonomi dan kemampuan pemerintah dalam menangani situasi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Ekonomi...
Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
PDB Meroket 8,2%, India...
PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi dan Pelajaran dari India
Hubungan India-China...
Hubungan India-China Jadi Kunci Masa Depan Asia dan Dunia
ASEAN dan India Diprediksi...
ASEAN dan India Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
2 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
3 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
3 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
4 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
5 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved