Harga emas dunia kembali turun

Selasa, 20 Agustus 2013 - 15:17 WIB
Harga emas dunia kembali...
Harga emas dunia kembali turun
A A A
Sindonews.com - Harga emas pada hari kedua pekan ini jatuh menuju penurunan back-to-back pertama dalam dua pekan, karena investor melihat prospek pengurangan stimulus AS dan reli di level tertinggi meredam permintaan dalam dua bulan.

Spot emas turun sebanyak 1 persen menjadi USD1,352.08 per ounce, dan diperdagangkan di USD1,355.70 pada pukul 02.41 di Singapura, menghapus keuntungan 0,3 persen.

Harga naik menjadi USD1,384.55 kemarin, level tertinggi sejak 18 Juni sebelum menutup 0,8 persen karena kekhawatiran Federal Reserve (Fed) akan memperlambat laju pembelian obligasi USD85 miliar per bulan yang membuat komoditas, saham dan obligasi terluka.

Bullion
19 persen lebih rendah tahun ini pada spekulasi, bahwa Fed akan memangkas pembelian aset yang membantu kemerosotan bull logam dalam 12 tahun.

"Harga turun dengan cepat karena beberapa investor mulai menutup posisi untuk mengurangi risiko sebelum Fed merilis data. Ini terkait dengan aksi jual hari ini," kata Guan Bingren, pedagang di Shanghai Hedge International Trading Co, seperti dilansir dari Bloomberg.

Emas untuk pengiriman Desember turun sebanyak 1 persen menjadi USD1,351.60 per ounce di Comex, New York, sebelum diperdagangkan di USD1,354.10. Futures sebelumnya naik 0,3 persen.

Bullion berjangka di Multi Commodity Exchange of India Ltd dan Shanghai Futures Exchange masing-masing mundur lebih dari 1,4 persen. Di mana India dan China merupakan konsumen terbesar di dunia.

Di China, volume kontrak Indeks Shanghai kemarin turun menjadi 8.398 kilogram, terendah sejak 8 Agustus (menurut data Shanghai Gold Exchange). Emas dengan kemurnian 99,99 persen yang meraih keuntungan dalam tiga hari untuk perdagangan 1,3 persen lebih rendah pada 270 yuan per gram (USD1,371.63 per ounce).

Aset di SPDR Gold Trust, produk terbesar yang diperdagangkan di bursa emas, turun menjadi 912,32 metrik ton, kemarin, setelah pekan lalu mencetak kenaikan mingguan pertama tahun ini.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
3 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
4 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
4 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
5 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
6 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved