Hiswana Migas DIY minta HET elpiji 3 kg naik

Rabu, 21 Agustus 2013 - 16:47 WIB
Hiswana Migas DIY minta...
Hiswana Migas DIY minta HET elpiji 3 kg naik
A A A
Sindonews.com - Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DI Yogyakarta (DIY), mendesak pemeritah melakukan penyesuaian terhadap harga eceran tertingi (HET) elpiji 3 kg.

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) telah membuat biaya operasional membengkak. Saat ini, HET elpiji 3 kg dipatok Rp12.750 per tabung. Hiswana meminta agar disesuaikan menjadi Rp14 ribu per tabung.

"Harusnya ini disesuaikan sebagai kompensasi kenaikan BBM lalu," ujar Ketua II Hiswana Migas DIY, Yos Widihapsoro, Rabu (21/8/2013).

Menurutnya, kenaikan harga BBM telah membuat komponen kendaraan ikut naik. Misalnya ban, harganya naik sekitar 30 persen. Belum lagi komponen dan sparepart kendaraan angkutan yang lain.

Penyesuaian sangat diperlukan agar margin keuntungan yang diperoleh agen tetap. "Usulan itu sudah kita sampaikan ke Pemda, tetapi masih menunggu kebijakan," tuturnya.

Marketing Branch Manager Pertamina DIY dan Surakarta, Nur M Zain mengatakan, alasan Hiswana mengajukan kenaikan HET cukup rasional. Pasca kenaikan BBM, tentu menambah ongkos dan biaya transportasi serta dampak lainnya. "HET itu kan dihitung dari harga pokok, dan biaya dari SPBE ke agen," ujarnya.

HET, ujar dia, merupakan kewenangan pemerintah daerah. Mereka pasti akan memiliki dasar perhitungan yang dipakai dalam menentukan HET. Termasuk jarak dan biaya transportasi yang muncul. "Kita belum akan naikkan harga pokok baik elpiji 3 kg maupun 12 kg," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
19 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved