Rupiah ditutup makin merosot
A
A
A
Sindonews.com - Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari keempat pekan ini ditutup kembali merosot seiring merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Kamis (22/8/2013) berada di level Rp10.795 per USD, melemah signifikan sebesar 72 poin dibanding hari kemarin di level Rp10.723 per USD.
Berdasarkan data Bloomberg sore ini, kurs rupiah anjlok ke level Rp10.875/USD per USD, melemah 100 poin dibanding penutupan perdagangan sore kemarin di Rp10.775/USD. Namun lebih baik dibanding pagi tadi, yang sempat menyentuh level Rp11.011/USD.
Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik berada di Rp10.760 per USD, dengan kisaran Rp10.813-Rp10.825 per USD, melemah 75 poin dibanding hari keamrin di Rp10.685 per USD.
Adapun data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah sore ini diperdagangkan pada harga Rp10.763 per USD.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi sentimen negatif dari luar negeri, berupa sinyal pengurangan stimulus The Fed.
Selain itu, ekspektasi data-data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lebih baik memberi tekanan terhadap rupiah. Tingginya imbal hasil (yield) obligasi AS bertenor 10 tahun dan yield Surat Utang Negara (SUN) yang meningkat juga memberi imbas negatif terhadap laju rupiah hari ini.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), Bank Indonesia (BI) pada penutupan perdagangan Kamis (22/8/2013) berada di level Rp10.795 per USD, melemah signifikan sebesar 72 poin dibanding hari kemarin di level Rp10.723 per USD.
Berdasarkan data Bloomberg sore ini, kurs rupiah anjlok ke level Rp10.875/USD per USD, melemah 100 poin dibanding penutupan perdagangan sore kemarin di Rp10.775/USD. Namun lebih baik dibanding pagi tadi, yang sempat menyentuh level Rp11.011/USD.
Sedangkan berdasarkan data yahoofinance, mata uang domestik berada di Rp10.760 per USD, dengan kisaran Rp10.813-Rp10.825 per USD, melemah 75 poin dibanding hari keamrin di Rp10.685 per USD.
Adapun data Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah sore ini diperdagangkan pada harga Rp10.763 per USD.
Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada mengatakan, laju rupiah hari ini dipengaruhi sentimen negatif dari luar negeri, berupa sinyal pengurangan stimulus The Fed.
Selain itu, ekspektasi data-data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang lebih baik memberi tekanan terhadap rupiah. Tingginya imbal hasil (yield) obligasi AS bertenor 10 tahun dan yield Surat Utang Negara (SUN) yang meningkat juga memberi imbas negatif terhadap laju rupiah hari ini.
(rna)