Laba raksasa telekomunikasi Selandia Baru anjlok

Jum'at, 23 Agustus 2013 - 11:50 WIB
Laba raksasa telekomunikasi...
Laba raksasa telekomunikasi Selandia Baru anjlok
A A A
Sindonews.com - Raksasa telekomunikasi Selandia Baru, New Zealand Telecom Corp melaporkan penurunan laba bersih tahunan hampir 80 persen karena restrukturisasi yang dirancang untuk meningkatkan daya saing jangka panjang.

Perusahaan mengatakan, laba bersih untuk tahun hingga 30 Juni sebesar NZD236 juta (USD185 juta), turun dari NZD1,16 miliar pada tahun sebelumnya, atau anjlok 79,6 persen.

Kepala Eksekutif New Zealand Telecom Corp, Simon Moutter mengatakan, pihaknya berniat menjadi lebih dari penyedia infrastruktur mobile dan fixed-line, dengan merambah ke bidang lain, seperti hiburan dan komputasi awan untuk memenuhi perkembangan permintaan.

Perusahaan juga memotong biaya dan mengurangi staf, dengan memangkas lebih dari 16 persen karyawan menjadi 6.600 sejak awal tahun ini.

"Kami tahu, kami harus menjadi, dan tetap lebih kompetitif. Kami harus terus mempermudah dan mempercepat bisnis untuk berhasil dalam jangka panjang," ujar Moutter, seperti dilansir dari AFP, Jumat (23/8/2013).

Ketua Mark Verbiest tidak memberikan pandangan bimbingan khusus, namun mengatakan, program restrukturisasi akan memakan waktu beberapa tahun untuk pelaksanaan sepenuhnya.

"Hal ini akan memerlukan upaya bersama dan disiplin selama beberapa tahun. Tapi, kami percaya ini adalah jalan strategis jangka panjang untuk membangun sebuah perusahaan lebih berharga bagi pemegang saham, dan memberikan kontribusi untuk masa depan yang lebih baik bagi Selandia Baru," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bahlil Siap Atur Mekanisme...
Bahlil Siap Atur Mekanisme Izin Tambang Ormas Agama Pascaputusan MK
49 menit yang lalu
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
1 jam yang lalu
Lionel Express Hadirkan...
Lionel Express Hadirkan Solusi Distribusi Barang B2B ke Seluruh Indonesia
2 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian Resmi Jadi Bagian Pendirian Indonesia Bullion Market Association (IBMA)
2 jam yang lalu
Nikmati Pengalaman Nonton...
Nikmati Pengalaman Nonton Terbaik di XXI dengan Penawaran Eksklusif dari BRI
3 jam yang lalu
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
3 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved