BRICS Siap Kumpulkan Dana Bantuan USD100 miliar

Selasa, 27 Agustus 2013 - 14:32 WIB
BRICS Siap Kumpulkan...
BRICS Siap Kumpulkan Dana Bantuan USD100 miliar
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur Bank Sentral China (PBOC), Yi Gang mengemukakan, negara yang tergabung dalam BRICS akan menyiapkan dana sebesar USD100 miliar atau Rp1.174 triliun untuk membantu perekonomian global, terutama negara berkembang.

Dilansir dari Reuters, Selasa (26/8/2013), kesepakatan dalam bentuk cadangan mata uang tersebut sedang dibahas oleh anggota BRICS, yaitu Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan di masa mendatang.

Menurut Yi, China akan memberikan bagian yang lebih besar dari dana tersebut. Namun, dia tidak memberikan rincian lengkap. "Ini tidak akan melebihi 50 persen," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, para pemimpin negara BRICS sepakat untuk membentuk bank pembangunan baru selama pertemuan puncak tahunan di kota bagian timur Afrika Selatan, Durban, Selasa (26/3/2013) lalu.

Mereka juga membahas penyatuan cadangan mata uang asing untuk menangkal neraca pembayaran atau krisis mata uang. "Alasan terdalam BRICS hampir pasti penciptaan lembaga baru yang cenderung ke arah negara berkembang," kata Martyn Davies, CEO Frontier Advisory berbasis di Johannesburg.

Negara-negara BRICS, jika dikombinasikan memiliki cadangan mata uang asing sebesar USD4,4 triliun dan akun 43 persen dari populasi dunia, menyerukan perombakan manajemen di Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF), yang didirikan di Bretton Woods, New Hampshire, pada 1944.

Mereka menentang praktik pemilihan presiden yang masing-masing ditarik dari AS dan pasar terbesar Eropa. Karena itu, China dkk bersatu mengatasi volatilitas dalam pengembangan mata uang dengan rencana mendirikan lembaga yang dapat mengimbangi peran Bank Dunia dan IMF.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
6 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
6 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
6 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
7 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved