Di Jatim, tempe bungkus kecil dibanderol Rp2.000

Selasa, 27 Agustus 2013 - 18:39 WIB
Di Jatim, tempe bungkus...
Di Jatim, tempe bungkus kecil dibanderol Rp2.000
A A A
Sindonews.com - Seiring naiknya harga kedelai akibat dampak melemahnya nilai rupiah terhadap dolar, harga tempe di pasaran kini juga mulai melonjak. Tidak hanya dikeluhkan konsumen, naik harga tempe di pasaran ini juga dikeluhkan pedagang karena penjualan turun drastis.

Di pasar induk Jatim di Jemundo Taman-Sidoarjo, sebelumnya harga tempe untuk ukuran kecil hanya sekitar Rp1.000 hingga Rp1.400 per bungkusnya, namun kini mencapai Rp2.000 per bungkus untuk tempe setengah matang.

"Sekarang harganya jadi 2 ribu naik dari 1400 per bungkusnya," ujar Hari, pedagang grosir tempe, Selasa (27/8/2013).

Itupun harga grosir yang dijual di pasar induk Jatim. Sementara untuk tempe yang dijual di tingkat eceran mencapai lebih dari Rp2.000 per bungkusnya.

Tidak hanya naik, stok tempe di pasaran kini juga mulai langka karena banyak pedagang sayur yang tidak menjual tempe pasca naiknya harga kedelai.

Di pasar induk Jatim, jika sebelumnya hampir seluruh pedagang sayur menjual tempe, namun kini hanya satu stand saja yang masih menjual tempe. Itupun kondisinya juga terbatas, karena produksi tempe mulai dikurangi karena terus melambungnya harga kedelai impor sebagai bahan baku tempe.

Seiring naiknya harga tempe, masyarakat kini mulai banyak yang meninggalkan tempe sebagai alternatif lauk pauk yang murah untuk makan sehari-hari. "Ya ngeluh, mas karena harga tempe naik tinggi," keluh Indra, salah seorang konsumen.

Kini pedagang maupun konsumen hanya bisa berharap agar pemerintah bisa mengambil tindak lanjut untuk kembali menstabilkan harga kedelai impor. Sehingga harga tempe bisa kembali normal dan kembali dapat digunakan sebagai alternatif lauk pauk yang murah.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
31 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved