Hermes laporkan lonjakan keuntungan 13,9%

Jum'at, 30 Agustus 2013 - 16:15 WIB
Hermes laporkan lonjakan...
Hermes laporkan lonjakan keuntungan 13,9%
A A A
Sindonews.com - Merek fashion mewah asal Perancis, Hermes, yang dikenal syal sutra dan tas eksklusif melaporkan, permintaan yang kuat membantu menaikkan keuntungan sebesar 13,9 persen pada semester pertama 2013.

Pada enam bulan pertama tahun ini, rumah mode berbasis di Paris itu mencetak peningkatan laba bersih sebesar 381,7 juta (USD506,9 juta), dari 335 juta pada tahun lalu, mengalahkan ekspektasi analis dalam lompatan keuntungan 12 persen.

Perusahaan, yang dikenal terutama untuk tas Kelly dan Birkin, juga mencatat laba usaha sebesar 584,1 juta euro, naik 14,3 persen pada tahun ini, serta margin usaha sebesar 33,1 persen. Sementara penjualan yang telah diterbitkan pada Juli, melonjak 11 persen menjadi 1,76 miliar euro.

"Permintaan untuk produk Hermes tetap kuat, didorong kreativitas yang besar. Namun, kemajuan penjualan tas tetap dibatasi kapasitas produksi," kata Hermes, seperti dilansir dari AFP, Jumat (30/8/2013).

Dalam prospek masa depan, Hermes menyebutkan, berdasarkan angka penjualan enam bulan, tingkat konstan sedikit bisa melebihi target pertumbuhan jangka menengah sebesar 10 persen.

Merek tradisional Perancis itu secara rinci mencatat bisnis di Amerika pada babak pertama menunjukkan sangat baik. Sementara Perancis dan Eropa mencapai pertunjukan yang luar biasa dalam lingkungan ekonomi yang sulit. Pasar di Jepang kembali ke pertumbuhan yang sehat, dan pasar China menunjukkan kekuatan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Perang Melawan AS dan...
Perang Melawan AS dan Israel Berikut 3 Keuntungan Houthi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved