China denda broker perdagangan USD85 juta

Jum'at, 30 Agustus 2013 - 17:47 WIB
China denda broker perdagangan...
China denda broker perdagangan USD85 juta
A A A
Sindonews.com - Regulator pasar China mendenda broker domestik sebesar USD85 juta atas kesalahan perdagangan yang mengguncang pasar saham pada awal bulan lalu.

Kantor berita Xinhua, Jumat (30/8/2013) menyebutkan, hukuman yang dikenakan terhadap Everbright Securities, adalah yang terbesar dikeluarkan oleh China Securities Regulatory Commission (CSRC).

Diketahui, cacat desain dalam sistem proprietary trading Everbright secara singkat mengirim indeks saham naik lebih dari lima persen pada 16 Agustus lalu. Xinhua menulis, CSRC menemukan broker ketujuh terbesar berdasarkan aset itu melakukan sejumlah pelanggaran hukum dan peraturan termasuk insider perdagangan akibat kasus tersebut.

Sebelumnya, pihak berwenang mengatakan, Everbright keliru menempatkan order pembelian senilai 23,4 miliar yuan, meskipun tidak semua transaksi selesai. Namun, broker membuat keuntungan ilegal dari 87,21 miliar yuan, sebagian besar melalui indeks short-selling saham berjangka dan exchange-traded funds sebelum kesalahan perdagangan terungkap.

Pihak berwenang telah menutup operasi proprietary trading Everbright dan memerintahkan untuk memperbaiki usahanya.

Presiden perusahaan Xu Haoming yang mengundurkan diri dari jabatannya pekan lalu, dan tiga eksekutif lainnya dilarang bekerja di sektor sekuritas. Mereka juga masing-masing didenda 600.000 yuan (USD97.000).

Everbright Securities, sebuah unit dari BUMN China Everbright Group pekan lalu sempat melaporkan penurunan laba bersih sebesar 2,22 persen year-on-year (yoy) menjadi 811 juta pada semester pertama 2013.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
15 menit yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
48 menit yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
1 jam yang lalu
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
2 jam yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
4 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
7 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved