Masyarakat Mura masih butuh koperasi simpan pinjam

Minggu, 01 September 2013 - 18:34 WIB
Masyarakat Mura masih...
Masyarakat Mura masih butuh koperasi simpan pinjam
A A A
Sindonews.com - Sebanyak 1.004 koperasi yang tersebar di seluruh Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang paling banyak mendominasi koperasi simpan pinjam. Kehadiran koperasi ini memang sangat dibutuhkan masyarakat.

"Koperasi simpan pinjam dan koperasi serba usaha banyak dikelola masyarakat. Bahkan, kelompok tani turut diajak mengelola koperasi," kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Mura, Bambang Hermanto, Minggu (1/9/2013).

Menurutnya, target 1.000 unit koperasi yang dicanangkan bukan serta merta harus tercapai dan terpenuhi. Tetapi, bagaimana membuat koperasi bagi masyarakat tetap terbuka dan berdiri atas kesadaran masyarakat sendiri. Sebab, koperasi bukan untuk mencari pekerjaan namun pekerjaan yang ada dimasyarakat sudah ada dan diwadahi koperasi.

"Selama ini paling banyak koperasi berdiri di Kecamatan Tugumulyo. Sebab, warga sudah memahami bahwa selama ini masyarakat sangat membutuhkan koperasi di aktivitas pekerjaannya," jelas dia.

Selain itu pembentukan koperasi bukan karena ada program ataupun target Pemkab semata. Tetapi berdirinya koperasi sangat dibutuhkan masyarakat. Walaupun koperasi didirikan sangat mudah cukup 20 orang dan terdaftar sebagai warga negara Indonesia (WNI), jika dilihat keberadaan koperasi yang ada memang yang sangat dibutuhkan koperasi simpan pinjam. Karena masyarakat sangat membutuhkan untuk kemajuan usaha yang digelutinya.

"Kita menginginkan koperasi itu mandiri dan benar-benar tumbuh sehat serta masyarakat sendiri yang bisa mengelolanya dengan baik," ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mura, Budiman S Parman mengatakan, kehadiran koperasi di masyarakat sudah lama ada dan memang menjadi kehidupan bagi masyarakat di Indonesia.

"Koperasi yang hadir di Tugumulyo memang untuk kemajuan di masyarakat. Sebab, di Tugumulyo sendiri seluruh aktivitas masyarakat sangat terkait mulai dari pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan. Sehingga, memang masyarakat sendiri yang proaktif melakukan pengelolaan koperasi," kata Budiman.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, pihaknya mengharapkan pemerintah tetap melakukan pembinaan terhadap koperasi yang ada dan melakukan pengawasan sehingga koperasi yang ada dimasyarakat itu tetap tumbuh mandiri.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
18 menit yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
1 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
1 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved