Rupiah siang ini melemah

Senin, 02 September 2013 - 12:28 WIB
Rupiah siang ini melemah
Rupiah siang ini melemah
A A A
Sindonews.com - Posisi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada diang ini melemah setelah IMF memproyeksikan inflasi tahunan Indonesia bisa menembus 9,5 persen.

Data Bloomberg siang ini mencatat rupiah berada di level Rp11.353/USD, melemah dibanding pagi tadi yang berada di level Rp11.247/USD. Posisi tersebut juga melemah bila dibanding akhir pekan kemarin di level Rp11.184/USD.

Sementara data yahoofinance mencatat bahwa mata uang domestik berada di Rp10.915/USD dengan kisaran Rp10.940/USD. Sementara Sindonews bersumber dari Limas mencatat rupiah hari ini diperdagangkan pada harga Rp10.918/USD.

Head of Research & Analysis BNI, Nurul Eti Nurbaeti menuturkan, perhatian pelaku pasar hari ini tertuju pada data makro yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS), seperti inflasi dan neraca perdagangan. Namun, proyeksi IMF terhadap perekonomian Indonesia membuat nilai tukar rupiah kembali melemah.

Sementara Kepala Riset Trust Securities REza Priyambada sebelumnya menuturkan, sentimen positif yang ada di dalam negeri terhalangi sejumlah sentimen dari luar negeri.

Misalnya, data penguatan ekonomi Amerika Serikat (AS) pasca dirilis penurunan klaim pengangguran yang disertai dengan peningkatan GDP growth rate QoQ, sehingga penguatan data-data tersebut maka ekspektasi pengurangan stimulus kian besar.

Selain hasil rilis inflasi, sentimen lainnya yang mempengaruhi laju rupiah adalah akan diadakannya pertemuan Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan Bank Indonesia pada Kamis (12/9/2013) dan rapat Federal Open Market Committee (FOMC) (19/9/2013).
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
7 menit yang lalu
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
18 menit yang lalu
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
33 menit yang lalu
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
2 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved