IHSG berakhir di zona merah

Senin, 02 September 2013 - 16:00 WIB
IHSG berakhir di zona...
IHSG berakhir di zona merah
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari pertama bulan ini berakhir di zona merah. IHSG terhempas 93,86 poin atau 2,24 persen ke level 4.101,23.

Pagi tadi, IHSG sempat dibuka naik tipis 6,03 poin atau 0,14 persen ke level 4.201,12. Namun, IHSG pada akhir sesi I anjlok 89,36 poin atau 2,1 persen ke level 4.105,73 setelah IMF memproyeksikan inflasi tahunan Indonesia bisa tembus 9,5 persen, meski inflasi Agustus berdasarkan data BPS turun menjadi 1,12 persen.

Posisi intraday tertinggi hari ini berada di level 4.206,95, sedangkan terendah di level 4.061,64. Sementara akhir pekan lalu, IHSG berakhir naik 91,50 poin atau 2,23 persen ke level 4.195,09.

Indeks LQ45 sore ini turun 22,54 poin atau 3,21 persen ke level 678,53. Bursa kawasan Asia berakhir menguat.

Indeks Shanghai naik 0,07 atau 0,00 persen ke 2.098,45, Hang Seng melonjak 413,97 poin atau 2,04 persen ke 22.175,34, Nikkei 225 naik 184,06 poin atau 1,37 persen ke 13.572,92 dan Straits Times naik 23,26 poin atau 0,78 persen ke 3.052,75.

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp5,27 triliun dan volume perdagangan 4,4 miliar lembar saham, dengan transaksi jual asing tercatat Rp239,21 miliar. Tercatat sebanyak 78 saham menguat, 200 melemah dan 88 saham stagnan.

Sektor saham di penghujung perdagangan mayoritas melemah, dengan pelemahan tertinggi dipimpin industri dasar yang tergerus 4,14 persen. Sedangkan yang menguat, yakni agri naik 1,93 persen dan tambang menguat 1,24 persen.

Saham-saham yang bergerak menguat, antara lain PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp350 ke level Rp10.100, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp650 ke level Rp12.750 dan PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp150 ke level Rp15.950.

Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah, diantaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp1.500 ke level Rp18.200, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp600 ke level Rp30.600 dan PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) melemah Rp50.850 ke level Rp203.550.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dipompa Penguatan 193...
Dipompa Penguatan 193 Saham, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.116
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Turun 14 Poin ke Level 6.112
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menyusut Terseret Pelemahan 142 Saham
Berakhir Perkasa, Ini...
Berakhir Perkasa, Ini 9 Fakta IHSG Dalam Sepekan
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertahan di Kisaran Level 5.016-5.202
IHSG Bertahan Menghijau,...
IHSG Bertahan Menghijau, Melesat 48 Poin di Akhir Sesi
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
3 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved