Target harga BRNA diproyeksi Rp620-840/saham

Selasa, 03 September 2013 - 14:02 WIB
Target harga BRNA diproyeksi...
Target harga BRNA diproyeksi Rp620-840/saham
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memproyeksikan target harga PT Berlina Tbk (BRNA) sepanjang tahun ini berada dalam kisaran Rp620-840/lembar saham.

Harga saham BRNA pada siang ini naik Rp10 atau 2,2 persen menjadi Rp465/lembar saham. Adapun proyeksi harga saham tersebut ditopang prospek bisnis dan keuangan perseroan tahun ini yang diprediksi positif.

Analis Pefindo Achmad Sudjatmiko mengatakan, momentum positif dalam industri consumer goods menyebabkan BRNA sebagai produsen produk kemasan plastik mendapat manfaat dari prospek positif ekonomi Indonesia dan Cina.

Hal itu didukung populasi orang dengan pendapatan per kapita meningkat yang makin besar hingga 131 juta orang, penjualan consumer goods di Indonesia diperkirakan bisa mencapai Rp199,34 triliun di tahun ini atau meningkat 10 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan di Cina, industri consumer goods diproyeksi tumbuh 13 persen.

Di samping itu, juga didukung perluasan bisnis dan peningkatan kapasitas internal, dimana BRNA pada tahun ini berencana mengakuisisi produsen kemasan pelumas, PT Quantex.

"Kami melihat bisnis baru tersebut positif bagi pertumbuhan BRNA karena penjualan motor dan mobil di Indonesia masing-masing tumbuh 10,6 persen YoY pada semester I/2013 dan 3,2 persen YoY pada Januari-April 2013," kata dia dalam risetnya, Selasa (3/9/2013).

Selain pertumbuhan anorganik, BRNA juga meningkatkan kapasitas produksi dan kemasan. Perusahaan telah meningkatkan area produksi dan gudang dari 4.840 meter persegi (m2) menjadi 7.980 m2. BRNA juga membeli mesin baru untuk produksi tabung, yang dapat meningkatkan kapasitas produksi menjadi 36 juta kemasan.

Dengan demikian, perseroan memiliki kemampuan memproduksi bahan kemasan plastik dan tabung untuk makanan dan minuman, perlengkapan mandi, obat-obatan dan pelumas.

Dengan kemampuannya tersebut, dia memprediksi, pendapatan BRNA bisa tumbuh 16,7 persen pada tahun ini atau menjadi Rp977 miliar dibanding tahun sebelumnya senilai Rp837 miliar.

Sementara itu, menurut Achmad, meski upah dan biaya listrik memberikan tekanan pada marjin laba kotor menjadi turun 17,1 persen dan laba bersih tergerus 3,5 persen pada tahun lalu, namun capaian tersebut dinilai masih kompetitif jika dibanding rata-rata industri untuk marjin laba kotor 12,2 persen dan marjin laba bersih sebesar 3 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Reli Mulai Terbatas,...
Reli Mulai Terbatas, IHSG Pekan Depan Diprediksi Uji Support 7.100
Prediksi IHSG Pekan...
Prediksi IHSG Pekan Depan: Waspada Koreksi Lanjutan, Cermati Saham-Saham Ini
IHSG Berpeluang Bergerak...
IHSG Berpeluang Bergerak di Kisaran 6.202-6.318 Jelang Rilis Suku Bunga
Indeks Dijampi Mengkerut,...
Indeks Dijampi Mengkerut, Pelototi Enam Saham di Bawah Ini
Indeks Dirapal Melempem,...
Indeks Dirapal Melempem, Cermati lima Saham Ini
Pemulihan Ekonomi yang...
Pemulihan Ekonomi yang Digencarkan Pemerintah Akan Kerek IHSG
Berita Terkini
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
4 menit yang lalu
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
2 jam yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
5 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
5 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
15 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
16 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved