DPR: Target RPJMN bidang infrastruktur sulit tercapai

Selasa, 03 September 2013 - 18:40 WIB
DPR: Target RPJMN bidang...
DPR: Target RPJMN bidang infrastruktur sulit tercapai
A A A
Sindonews.com - Target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014 bidang infrastruktur diperkirakan sulit tercapai.

Pasalnya, tren penyerapan anggaran kementerian terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) terus mengalami pelambatan.

Anggota Komisi V DPR RI, Yudi Widiana Adia mengungkapkan, setiap tahun anggaran bidang infrastruktur terus bertambah. Namun tidak pernah diimbangi dengan kinerja penyerapan anggaran yang memadai.

Misalnya, kata dia, anggaran Kementerian PU tahun 2013 mencapai Rp83,33 triliun. Namun, realisasi anggaran baru sebesar Rp20,4 triliun atau 24,5 persen dari pagu anggaran yang tersedia.

"Bahkan Kemenhub hingga akhir semester I/2013 penyerapan anggarannya hanya 17,6 persen atau Rp6,2 triliun dari pagu Rp35 triliun. Penyerapan anggaran Kemenhub ini lebih rendah dari tahun lalu yang mencapai 20,5 persen pada periode yang sama," kata Yudi dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (3/9/2013).

Penyerapann anggaran di Kemenpera dan KPDT juga termasuk dalam daftar Kementerian atau Lembaga (K/L) dengan penyerapan terendah. KPDT baru menyerap 10,7 persen atau sebesar RRp269 miliar dari pagu Rp2,51 triliun.

Sementara, penyerapan anggaran Kemenpera sebesar 16,8 persen atau sebesar Rp792 miliar dari pagu Rp4,72 miliar. Hingga akhir semester I/2013, belanja K/L dibidang infrastruktur masih rendah. Sebagian besar dibawah 20 persen.

"Bahkan, untuk belanja modal serapannya hanya 17,7 persen atau Rp34 triliun dari pagu APBNP sebesar Rp192,6 triliun. Penyerapan belanja modal pada semester I/2013 ini lebih rendah dibandingkan periode sama pada 2012 yang mencapai 18,2 persen," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jokowi Minta Para Menteri...
Jokowi Minta Para Menteri Tiru Kementerian PUPR, Belanja Anggaran di Awal Tahun
Demi Pemulihan Ekonomi,...
Demi Pemulihan Ekonomi, KKP Realokasi Anggaran Rp483 Miliar
Komisi IV DPR Dukung...
Komisi IV DPR Dukung Penambahan Pagu Anggaran KKP Rp3,45 Triliun
Tahap II, Kemenag Salurkan...
Tahap II, Kemenag Salurkan 4,6 Juta Bantuan Paket Data untuk Siswa Madrasah
Rincian Pemangkasan...
Rincian Pemangkasan Anggaran Kementerian/Lembaga
Bappenas Pangkas 344...
Bappenas Pangkas 344 Pos Anggaran Kementerian dan Lembaga
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
19 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
29 menit yang lalu
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
1 jam yang lalu
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
1 jam yang lalu
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
4 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved