Harga minyak di perdagangan dunia menguat

Selasa, 03 September 2013 - 20:38 WIB
Harga minyak di perdagangan...
Harga minyak di perdagangan dunia menguat
A A A
Sindonews.com - Sempat lesu, harga minyak di perdagangan dunia hari ini menguat, menanggapi klaim Rusia yang telah mendeteksi peluncuran dua rudal balistik menuju timur Mediterania.

Minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Oktober naik menjadi USD115,74 per barel, sebelum mundur ke USD115,25 per barel, meningkat 92 sen dari tingkat penutupan kemarin. Sementara kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk Oktober, reli tinggi USD107,77 per barel. Kemudian berdiri di USD107,28 per barel, turun 37 sen dari hari sebelumnya.

"Pagi ini (waktu setempat), harga minyak mentah mengalami lonjakan tinggi pada apa yang ternyata menjadi alarm palsu," ujar analis perusahaan perdagangan GFT Markets, Fawad Razaqzada, seperti dilansir dari AFP.

"Rusia mengatakan dua rudal tampaknya menuju ke arah timur Mediterania, menyebabkan (pasar) panik dengan membeli minyak mentah di tengah kekhawatiran serangan dekat pada Suriah," tambahnya.

Namun, kata Razaqjada, rumor dengan cepat di konter setelah Israel menyebutkan peluncuran roket itu hanya tes pertahanan rudal. Meski demikian, harga minyak mentah tetap tinggi, karena berlanjutnya ketidakpastian di wilayah tersebut.

Kementerian Pertahanan Moskow, seperti dikutip kantor berita Rusia mengatakan, sistem peringatan dini telah mendeteksi peluncuran dua rudal balistik dari bagian tengah Mediterania ke arah pantai timur laut pada, Selasa (3/9/2013) pagi.

Sebelum berita ini muncul, transaksi (di perdagangan Asia) pasar minyak telah jatuh setelah kekhawatiran intervensi AS di Suriah surut. Namun, data ekonomi global yang optimis membatasi kerugian pada minyak.

"Pasar secara luas tetap gelisah atas setiap berita yang berkaitan dengan Suriah dan masih akan melihat perdagangan berombak di masa datang," ujar analis VTB Capital Andrey Kryuchenkov.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved