India tunjuk gubernur bank sentral baru

Rabu, 04 September 2013 - 16:45 WIB
India tunjuk gubernur...
India tunjuk gubernur bank sentral baru
A A A
Sindonews.com - Ekonom top Raghuram Rajan, yang terkenal dengan prediksi krisis keuangan global pada 2008, ditunjuk sebagai gubernur bank sentral India baru. Ini akan menjadi tugas berat, mengingat India tengah dilanda badai keuangan terburuk sepajang masa. Di mana rupee anjlok di posisi terendah terhadap dolar AS (USD).

Mantan kepala ekonom IMF tersebut menggantikan posisi Duvvuri Subbarao di bank sentral (Reserve Bank of India/RBI) yang telah berjuang menghentikan kejatuhan rupee di tengah perlambatan ekonomi.

Rajan tiba di markas RBI, pusat keuangan Mumbai untuk bertemu dengan rekan-rekan barunya menjelang serah terima dengan Subbarao. Dia akan mengambil alih operasional efektif Kamis (5/9/2013).

Berbagai tanggapan pun muncul atas kehadirannya. Maklum, upaya mengangkat India yang sudah babak belur sulit dilakukan oleh hanya satu orang.

"Ini akan menjadi tidak adil mengharapkan keajaiban dari satu orang," kata Siddhartha Sanyal, kepala ekonom India di Barclays Capital, seperti dilansir dari AFP.

Sementara Abheek Barua, Kepala Ekonom HDFC Bank menyebut Rajan lebih inovatif dari Subbarao yang menghabiskan lima tahun di kursi RBI. "Saya rasa dia akan lebih agresif. Tugas pertamanya adalah menstabilkan rupee dan kemudian membantu mengekang beberapa langkah liqudity - pengetatan untuk membantu mendorong pertumbuhan," ujarnya.

RBI telah memperkenalkan serangkaian langkah dalam beberapa bulan terakhir untuk mencoba menghentikan kejatuhan rupee, mata uang Asia dengan performa terburuk tahun ini, yaitu dengan menaikkan suku bunga jangka pendek dan pengetatan dalam sistem kas.

Rupee diperdagangkan di posisi terendah mendekati rekor 68,6 terhadap dolar pada Rabu pagi. Tapi, dealer melaporkan kemungkinan intervensi RBI, dengan menjual dolar melalui bank-bank pemerintah turut membantu menarik kembali ke 66,91 rupee pada perdagangan sore.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perbandingan Ekonomi...
Perbandingan Ekonomi India dengan Pakistan: Bak Langit dan Bumi
India Potong Pajak Kelas...
India Potong Pajak Kelas Menengah demi Dongkrak Daya Beli
PDB Meroket 8,2%, India...
PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi dan Pelajaran dari India
Hubungan India-China...
Hubungan India-China Jadi Kunci Masa Depan Asia dan Dunia
ASEAN dan India Diprediksi...
ASEAN dan India Diprediksi Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Global
Berita Terkini
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
52 menit yang lalu
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
9 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
10 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
10 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
10 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
11 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved