Gakoptindo berharap Bulog memonopoli kedelai

Kamis, 05 September 2013 - 11:50 WIB
Gakoptindo berharap...
Gakoptindo berharap Bulog memonopoli kedelai
A A A
Sindonews.com - Ketua Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) Aip Syariffudin menilai, tata niaga kedelai yang diterapkan sebelum tahun 1998 lebih sehat dan kompetitif, serta membawa Indonesia pada swasembada kedelai.

Pasalnya, ketika itu Bulog diberikan wewenang penuh untuk memonopoli dan mengintervensi penuh kedelai sehingga baik pasokan maupun harga dapat terkendali.

Tetapi pasca tahun 1998 dimana International Monetary Fund (IMF) yang memerintahkan Pemerintah membuka perdagangan bebas dan melepaskan monopoli Bulog, maka kedelai impor mulai membanjiri Indonesia.

"Setelah tahun 1998 ada (kebijakan) IMF tentang perdagangan bebas, Bulog tidak menangani lagi dan diberikan kepada importir. Mulai saat itu sampai saat ini kedelai tersedia tapi dari impor," ujarnya dalam public hearing antara Gakoptindo, importir, serta pemerintah di Gedung KPPU, Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Aip melanjutkan, saat ini harga kedelai sudah mencapai Rp9.000 hingga Rp10.000 dan merupakan angka tertinggi dalam sejarah harga kedelai.

Oleh karena itu Gakoptindo berharap Bulog dilibatkan kembali untuk berperan serta dalam mengatur tata niaga kedelai agar masa-masa keemasan swasembada kedelai kembali lagi.

"Kami harap pemerintah bisa kembali mengajak Bulog mengatur tata niaga kedelai bekerja sama dengan para importir untuk mewujudkan swasembada kedelai," pungkasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
3 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
WHO Berharap Dua Miliar...
WHO Berharap Dua Miliar Vaksin Covid-19 Tersedia Tahun Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved