IHSG pekan depan diprediksi masih tertekan

Minggu, 08 September 2013 - 17:20 WIB
IHSG pekan depan diprediksi...
IHSG pekan depan diprediksi masih tertekan
A A A
Sindonews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan pekan depan diprediksi masih akan mengalami tekanan seiring dengan masih banyaknya sentimen negatif yang memebayangi pasar.

"IHSG membentuk pola menyerupai seperti hammer di bawah lower bollinger bands. MACD masih menurun dengan histogram negatif yang memanjang. RSI, William's %R, dan Stochastic bergerak turun di area
oversold," kata Kepala Riset Trus Securities Reza Priyamabada dalam risetnya, Minggu (8/9/2013).

Dia memperdiksi, IHSG pada pekan depan akan berada pada rentang support 3.987-4.038 dan resistance 4.218-4.222. Reza menuturkan, tekanan jual pada pekan ini sempat membawa IHSG berada pada kisaran target support di 4.025-4.137. Meski dapat keluar, namun belum mampu mendekati target resisten di 4.235-4.568.

Meski banyak ruang terjadinya potensi kenaikan dan diimbangi dengan positifnya laju bursa saham global, namun menurut dia, untuk saat ini belum cukup mampu membuat IHSG menguat.

"Jikapun terjadi kenaikan, sudah pasti langsung dimanfaatkan untuk profit taking yang akhirnya membuat IHSG sulit menguat," ujarnya.

Pada pekan depan, dia menyarankan pelaku pasar untuk mencermati beberapa data ekonomi, antara lain industrial production New Zealand; NAB business confidence & westpac consumer confidence Australia;
unemployment rate Korea Selatan; balance of trade, inflation rate, industrial production, retail sales & producer price index China.

Selain itu, GDP, bank lending, current acount, BoJ meeting, tertiary industry index, machinery orders & consumer confidence Jepang; unemployment rate & claimant count change Inggris; inflation rate Jerman; industrial production & current account Perancis; GDP Italia; industrial production zona Eropa; NFIB business optimism, wholesale inventories, initial jobless claims, retail sales, business inventories, Redbook AS dan lainnya.

Sementara sektor yang layak dicermati pada pekan besok, yakni sektor perdagangan, pertambangan, konsumer, industri dasar, perkebunan dan aneka industri. Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan, antara lain AKRA, INDF, HRUM, BMTR, UNVR, ANTM, ICBP, MNCN, AISA, JPFA, ITMG, ARNA, UNTR, SIMP, CPIN, PTBA, INCO, AALI dan ASII.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditutup di Zona Merah,...
Ditutup di Zona Merah, IHSG Turun 14 Poin ke Level 6.112
Dipompa Penguatan 193...
Dipompa Penguatan 193 Saham, IHSG Dibuka Naik ke Level 6.116
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menyusut Terseret Pelemahan 142 Saham
Berakhir Perkasa, Ini...
Berakhir Perkasa, Ini 9 Fakta IHSG Dalam Sepekan
IHSG Diperkirakan Bergerak...
IHSG Diperkirakan Bergerak Tertahan di Kisaran Level 5.016-5.202
Jelang Rilis Suku Bunga...
Jelang Rilis Suku Bunga Acuan BI, IHSG Belum Akan Berubah Banyak
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
2 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
3 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
3 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
3 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved