Gejolak ekonomi global tak surutkan investasi di RI

Senin, 09 September 2013 - 11:37 WIB
Gejolak ekonomi global...
Gejolak ekonomi global tak surutkan investasi di RI
A A A
Sindonews.com - Staf Khusus Presiden Indobesia bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah mengatakan, di tengah gejolak keuangan dunia yang terjadi akhir-akhir ini tidak menyurutkan investasi di Indonesia.

Misalnya, kata dia, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi semester I/2013 meningkat lebih dari 30 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Firmanzah, investor domestik perlahan tapi pasti mampu bersaing dan mengambil porsi lebih besar dibandingkan periode sebelumnya. Selain itu, investasi di luar pulau Jawa juga terus menagalami peningkatan.

"Investasi di sektor riil dan infrastruktur dapat menjaga momentum penciptaan lapangan kerja dan keamanan-pekerjaan di Indonesia," kata dia seperti dikutip dari situs resmi Setkab, Senin (9/9/2013).

Karena itu, kata dia, tidak berlebihan bila World Economy Forum (WEF) pada pekan lalu, menaikkan secara tajam peringkat daya saing Indonesia menjadi 38 dari peringkat 50 pada 2012. Kenaikan ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan kenaikan peringkat tertinggi untuk daya saing dan mengungguli empat dari lima negara BRICS, yakni Brasil, Rusia, India, dan Afrika Selatan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, WEF mengidentifikasi 10 dari 12 ukuran penilaian daya saing Indonesia mendapatkan hasil yang meningkat dan membaik. WEF menilai pembangunan infrastruktur di Indonesia terus membaik seperti peningkatan kualitas jalan, penyediaan air bersih, pelabuhan, pembangkit listrik, dan fasilitas lain.

Selain itu, WEF juga menilai kondisi makro ekonomi Indonesia terjaga dengan baik dengan pertumbuhan positif dan stabil. WEF juga mengapresiasi pembangunan Iptek di Indonesia, di samping keberhasilan dalam perbaikan tata kelola pemerintahan.

Firmanzah mengakui, sebagian proses percepatan pembangunan masih memerlukan waktu untuk terlihat hasilnya. Namun, dia meyakini, pemerintah akan terus mendorong penguatan struktur dan fundamental ekonomi di samping sejumlah program pembangunan yang sedang berjalan.

"Partisipasi, kontribusi dan sinergi dari seluruh elemen bangsa tentunya akan sangat membantu dalam proses pembangunan ini. Dan yang terpenting peningkatan daya saing nasional dapat terus dilakukan agar Indonesia lebih siap lagi menghadapi persaingan di tingkat global," pungkas Firmanzah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
9 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
9 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
10 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
10 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
10 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
11 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved