Infovesta revisi target kinerja reksa dana

Selasa, 10 September 2013 - 15:07 WIB
Infovesta revisi target...
Infovesta revisi target kinerja reksa dana
A A A
Sindonews.com - PT Infovesta Utama merevisi target kinerja rata-rata reksa dana hingga penghujung tahun ini karena kondisi ekonomi yang berubah signifikan dibanding prediksi awal tahun.

Analis PT Infosvesta Utama Vilia Wati mengatakan, PT Infovesta Utama merevisi target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi berada di kisaran 4.550-4.600 dibanding target awal tahun ini sebesar 4.950.

"Kinerja IHSG yang terkoreksi cukup dalam mengakibatkan kinerja reksa dana saham juga tertekan," kata dia kepada Sindonews, Selasa (10/9/2013).

IHSG sepanjang tahun ini sempat menyentuh posisi tertinggi di level 5.214,98, yang terjadi pada 20 Mei 2013. Sementara level terendah terjadi pada 27 Agutus 2013, dimana saat itu IHSG anjlok ke level 3.967,84.

Sementara untuk kinerja rata-rata reksa dana dari sisi imbal hasil (return) juga direvisi. Untuk kinerja reksa dana saham direvisi menjadi 2-5 persen pada akhir tahun ini dari target sebelumnya 11-15 persen, reksa dana campuran menjadi 3-6 persen dari sebelumnya 8-12 persen dan reksa dana pendapatan tetap menjadi 2-3 persen dari sebelumnya 5-7 persen.

Sejumlah sentimen negatif baik dari dalam maupun luar negeri yang beredar dan mempengaruhi kondisi ekonomi Indonesia menyebabakan Infovesta merevisi target awal tahun. Adapun, sentimen negatif tersebut, diantaranya tingginya inflasi, pelemahan nilai tukar, defisit neraca perdagangan dan perlambatan ekonomi.

"Di samping itu, rencana The Fed untuk mengurangi stimulus juga turut memburuk kondisi pasar saham," ujarnya.

Adapun, kinerja IHSG sepanjang delapan bulan pertama tahun ini tercatat minus 2,80 persen, kinerja reksa dana saham turun 4,11 persen. Sementara kinerja reksa dana campuran minus 2,46 persen dan pendapatan tetap paling minus mencapai 5,81 persen.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mantan Bos Bursa Minta...
Mantan Bos Bursa Minta OJK Usut Tuntas Kasus Nasabah Minna Padi
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Distribusikan Reksadana...
Distribusikan Reksadana Pilihan, Principal Indonesia Gandeng Standard Chartered Indonesia
Kurang dari Tiga Tahun,...
Kurang dari Tiga Tahun, Jumlah Investor Reksa Dana Meningkat 39%
Kesalahan Investor Pemula...
Kesalahan Investor Pemula Saat Berinvestasi Reksa Dana
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
2 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Pewaris Kerajaan Inggris...
Pewaris Kerajaan Inggris Pangeran William Jadi Target Drone Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved