Pengamat: Petani perlu jaminan harga kedelai lokal

Selasa, 10 September 2013 - 16:12 WIB
Pengamat: Petani perlu...
Pengamat: Petani perlu jaminan harga kedelai lokal
A A A
Sindonews.com - Pengamat Pertanian dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Nursuhud mengatakan, selama Indonesia masih tergantung pada kedelai impor, maka komoditas tersebut akan dihadapkan pada fluktuasi harga, terutama jika dolar Amerika Serikat (USD) menguat.

Karena itu, lanjut dia, solusi jangka panjang yang bisa dilakukan pemerintah yaitu menggalakkan budidaya kedelai dalam negeri. Rendahnya kemauan petani menanam kedelai disebabkan harga kedelai lokal yang kurang menjanjikan. Sehingga petani lebih memilih menanam padi atau komoditas lainnya.

"Komponen penting yang dibutuhkan petani adalah jaminan harga, pestisida, serta ketersediaan benih unggul. Kalau itu terpenuhi, mereka akan tertarik menanam kedelai," ungkapnya, Selasa (10/9/2013).

Selain itu, keterbatasan lahan menjadi salah satu penyebab petani memilih menanam komoditas lainnya yang lebih menjanjikan. Padahal, lanjut dia, pemerintah Provinsi Jawa Barat bisa meggunakan lahan tak terpakai untuk membudiyakan kedelai.

Menurut Nurusuhd, di Jawa Barat bagian Selatan, ada sekitar 97 ribu hektare (ha) lahan yang terbengkalai. Lahan tersebut bisa dimanfaat untuk menanam kedelai.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Kedelai Impor Tembus...
Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
1 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
2 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
3 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
3 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
4 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved