Pidato Obama redakan tekanan di Wall Street

Kamis, 12 September 2013 - 08:40 WIB
Pidato Obama redakan...
Pidato Obama redakan tekanan di Wall Street
A A A
Sindonews.com - Tekanan terhadap pasar saham Amerika Serikat (AS) mereda setelah Presiden AS Barack Obama dalam pidatonya meminta Kongres menunda mengambil keputusan atas serangan ke Suriah dan mengedepankan kesempatan diplomatik.

"Pidato itu mengurangi beberapa kekhawatiran makro di luar sana dan investor kembali ke pasar saham," kata Kepala Investasi First Citizens Bancshares, Eric teal seperti dilansir Reuters, Kamis (12/9/2013).

Penundaan tersebut mengalahkan sentimen dari merosotnya saham Apple Inc (AAPL.O). Wall Street menunjukkan kekuatannya di tengah merosotnya saham Apple setelah meluncurkan iPhone model baru yang mengecewakan investor karena mengharapkan harga lebih murah atau lini produk baru.

Saham Apple terkoreksi 5,4 persen menjadi USD467,71. Posisi ini memperpanjang penurunan 2,3 persen dibadning sesi sebelumnya. Saham Apple mengalami kinerja terburuk selama dua hari berturut-turut sejak 18 April, dengan mencatatkan kerugian hampir USD23 miliar.

Sentimen lain yang mempengaruhi pasar adalah data wholesale inventories bulan Juli yang tumbuh sebesar 0,1 persen atau di bawah perkiraan awal sebesar 0,3 persen, namun lebih baik dibanding bulan sebelumnya yang turun 0,2 persen.

Di samping itu, pedagang menunggu hasil keputusan pertemuan The Fed pada 17-18 September 17-18 terkait pemangkasan stimulus moneter. Stimulus yang mempengaruhi ekonomi dan menggerakan indeks S&P 500 naik hampir 18 persen sepanjang tahun ini.

Semalam, indeks Dow Jones naik 135,16 poin atau 0,89 persen ke 15.326,22; indeks S&P 500 naik 5,11 poin atau 0,30 persen ke 1.689,10, sedangkan Nasdaq turun 4,01 poin atau 0,11 persen ke 3.725,01 .
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
1 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
2 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
2 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
3 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved