Ini alasan perajin pilih kedelai impor

Jum'at, 13 September 2013 - 10:21 WIB
Ini alasan perajin pilih...
Ini alasan perajin pilih kedelai impor
A A A
Sindonews.com - Akibat sulitnya memperoleh kedelai lokal dan kualitasnya yang rendah membuat perajin tahu dan tempe terpaksa membeli kedelai impor. Namun, tingginya permintaan kedelai, yang tidak diimbangi dengan ketersediaan pasokan membuat harga kedelain melejit.

Saat ini, kedelai impor Amerika masih menjadi satu-satunya kedelai andalan yang biasa digunakan perajin di Indonesia untuk membuat tahu dan tempe. Namun, ketika harga kedelai impor naik menyebabkan seluruh perajin menjerit, bahkan tak sedikit yang gulung tikar.

Selama ini, para perajin saat ini lebih memilih menggunakan kedelai impor ketimbang kedelai lokal karena selain banyak dijumpai di pasaran, kualitas kedelai impor lebih baik untuk diolah menjadi tahu dan tempe.

"Kita pakai kedelai impor karena lebih bagus untuk dibuat tahu dan tempe dari pada kedelai lokal," kata perajin tempe di Banjarnegera, Siswandi, Jumat (13/9/2013).

Sementara berdasarkan catatan Dinas Pertanian Kabupaten Banjarnegara, luas area tanaman kedelai di Banjarnegara saat ini tak lebih dari 100 hektar (ha).

"Tapi setiap tahun, area tanaman kedelai semakin berkurang karena para petani lebih memilih menanam jagung yang dinilai jauh lebih menghasilkan ketimbang menanam kedelai," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjarnegera Dwi Atmaji.

Menurunnya minat masyarakat menanam kedelai dan kualitas kedelai yang buruk, harusnya menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Dengan demikian, para perajin tahu dan tempe tak selamanya tergantung pada produk impor.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Kedelai Meroket,...
Harga Kedelai Meroket, Disperindag dan Polda Banten Sidak Gudang
Mencari Solusi Meredam...
Mencari Solusi Meredam Gejolak Harga Kedelai
Abai dengan Impor Kedelai,...
Abai dengan Impor Kedelai, Sampai Kapan?
Masih Ada Peluang Indonesia...
Masih Ada Peluang Indonesia Tak Bergantung pada Kedelai Impor
Ironi Tanaman Kedelai...
Ironi Tanaman Kedelai di Indonesia: Tanahnya Terbaik, tapi Impor Terus
Solutif! Harga Kedelai...
Solutif! Harga Kedelai Melonjak, Partai Perindo: Perbaiki Tata Kelola Impor & Tingkatkan Produksi Lokal
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
13 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
14 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved