Ini tiga dampak ketergantungan impor

Sabtu, 14 September 2013 - 20:27 WIB
Ini tiga dampak ketergantungan...
Ini tiga dampak ketergantungan impor
A A A
Sindonews.com - Indonesia Economic Development Studies (IEDS) menyatakan jika solusi instan ketergantungan impor masih menjadi pilihan utama pemerintah, maka ada tiga dampak yang akan terjadi secara simultan.

Pertama, defisit neraca perdagangan antara impor dan ekspor yang sudah mencapai angka USD3 miliar akan semakin melebar. Sehingga akan berdampak pada dunia usaha yang makin terhimpit. "Saat ini 70 persen bahan baku industri masih tergantung dari impor. Bukan tidak mungkin akan terjadi PHK massal akibat ambruknya sektor industri nasional," ujar Direktur IEDS, Tjandra Irawan dalam siaran persnya, Sabtu (14/9/2013).

Kedua, pembukaan kran impor secara masif ini juga bertentangan dengan rencana pemerintah untuk memberikan relaksasi ekspor sebagaimana disampaikan kementerian keuangan.

"Relaksasi ekspor yang dipahami adalah bagaimana menekan impor dan memberi stimulus pada sektor ekspor dengan memberi sejumlah kemudahan bagi para pengusaha, di antaranya menghilangkan birokrasi yang panjang dan korup, bea masuk dan kuota ekspor," jelas Tjandra.

Ketiga, kebijakan memuluskan impor juga akan mematikan sektor-sektor industri dan pertanian di dalam negeri. "Lihat dalam kasus kisruh impor kedelai, dengan dengan harga pembelian pemerintah (HPP) komoditas kedelai saat ini saja membuat para petani, produsen kedelai, juga pengusaha tempe dan tahu menjerit. Karena di pasaran nyatanya harga kedelai mencapai Rp 9.200 per kilogram untuk kualitas standar. Sementara kualitas terbaik Rp 10.000 per kilogram," ungkapnya, sambil menambahkan kebijakan impor juga akan terus memelihara sindikasi dan mafia impor yang selama ini diuntungkan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Program SSMQC Resmi...
Program SSMQC Resmi Dilaunching untuk Efisiensi Waktu dan Biaya Ekspor Impor
Nilai Ekspor Impor Sulsel...
Nilai Ekspor Impor Sulsel Alami Penurunan
CORE: Perdagangan Surplus,...
CORE: Perdagangan Surplus, Tapi Gara-gara Impornya Terkontraksi
Aktivitas Ekspor-Impor...
Aktivitas Ekspor-Impor Sulsel Meningkat Pada Februari 2022
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Istilah-istilah dalam...
Istilah-istilah dalam Ekspor-Impor yang Wajib Diketahui Para Pebisnis
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
23 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved