Rupiah diperkirakan menguat kembali

Senin, 16 September 2013 - 08:40 WIB
Rupiah diperkirakan...
Rupiah diperkirakan menguat kembali
A A A
Sindonews.com - Mengawali pekan ini, laju rupiah diproyeksi akan menguat menyusul penguatan yang terjadi di akhir pekan lalu akibat pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap yen serta respon positif dari pasar atas dinaikkannya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate).

"Laju rupiah berhasil melewati target resisten kami di level Rp11.465. Dan akan bergerak pada rentang Rp11366-11.437 per USD (kurs tengah BI)," kata Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Senin (16/9/2013).

Optimisme ini lantaran penguatan yang terjadi pada akhir pekan lalu. Terbukti, jika setelah pengumuman kenaikan BI rate, laju rupiah bergerak melemah, namun di akhir pekan justru laju rupiah bergerak menguat cukup signifikan.

"Bahkan pelemahan selama dua hari terakhir sebelumnya telah terbayarkan," tegasnya.

Reza mengatakan, akhirnya kali ini laju rupiah mampu bergerak beriringan dengan laju bursa saham yang bergerak di zona hijaunya.

Kemungkinan, lanjut Reza, kenaikan BI rate baru direspon pelaku pasar valuta asing (valas) dengan harapan inflasi dan nilai tukar rupiah akan menjadi stabil.

"Di sisi lain, penguatan rupiah juga dipicu pelemahan USD terhadap yen, sehingga dapat mengimbangi sentimen negatif dari revisi perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh BI menjadi 5,5-5,9 persen dari sebelumnya 5,8-6,2 persen," tutupnya.

Pada akhir pekan lalu, posisi nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg berada di level Rp11.232/USD atau terapresiasi tajam sebanyak 118 poin dibanding penutupan perdagangan hari sebelumnya di level Rp11.350/USD.

Sementara posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI di level Rp11.395/USD atau menguat 99 poin dibanding Kamis (12/9/2013) di level Rp11.494/USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
32 menit yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
1 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
2 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
3 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pulau Sengketa Kembali...
4 Pulau Sengketa Kembali ke Pangkuan Aceh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved