Agenda KTT APEC diharapkan topang ekonomi nasional

Senin, 16 September 2013 - 10:32 WIB
Agenda KTT APEC diharapkan...
Agenda KTT APEC diharapkan topang ekonomi nasional
A A A
Sindonews.com - Staf Khusus Presiden (SKP) Bidang Ekonomi dan Pembangunan Firmanzah mengatakan, dengan tiga agenda prioritas KTT APEC 2013 di Bali, Indonesia berharap ketahanan ekonomi dalam koridor kepentingan nasional dapat semakin ditingkatkan.

Agenda ini tentunya diharapkan dapat menopang arah pembangunan nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014, juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dalam skema MP3EI yang terus ditingkatkan.

“Bagi Indonesia, agenda KTT APEC 2013 ini merupakan manivestasi dari kepentingan besar Indonesia khususnya dalam mewujudkan visi misi Indonesia berdasarkan RPJPN dan RPJMN yang telah ditetapkan,” papar Firmanzah dikutitip dari laman Setkab, Senin (16/9/2013).

Besar harapan, lanjut Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu, dengan 3 agenda KTT APEC kali ini, rencana pembangunan nasional jangka menengah 2010-2014 dengan 11 prioritas nasional (reformasi birokrasi, pendidikan, ketahanan pangan, infrastruktur, iklim investasi dan usaha, energi, lingkungan hidup, kebudayaan, kreativitas, dan inovasi teknologi) dapat terus ditingkatkan.

“Keketuaan Indonesia dalam APEC 2013 merupakan kesempatan berharga untuk mengakselerasi sejumlah program pembangunan nasional mengingat nilai kestrategisan skema kerja sama kawasan ini,” ujar Firmanzah.

Ia memaparkan, di tengah dinamika ekonomi global dan volatilitas ketidakpastian global yang terus meningkat, Indonesia terus memastikan agenda-agenda pembangunan nasional berjalan dan terus ditingkatkan dalam rangka memperkuat resiliensi ekonomi nasional.
Tahun 2013, kawasan APEC diperkirakan tumbuh di sekitar 4,5 persen atau lebih tinggi dari proyeksi pertumbuhan global di 3,1 persen. Sementara pertumbuhan Indonesia diprediksi akan berada pada level 5,9-6,1 persen hingga akhir 2013.

Rata-rata pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2009-semester 1-2013 berada pada level 5,9 persen atau lebih tinggi dari pertumbuhan dunia dalam lima tahun terakhir. Bahkan Indonesia mencatatkan diri sebagai negara G20 dengan pertumbuhan tertinggi kedua di bawah China pada periode Q1-2013.

“Integrasi kawasan Asia Pasifik dalam kerangka kerja sama APEC menjadi satu dari sekian upaya untuk terus mendorong penguatan ekonomi nasional serta memanfaatkan forum tersebut sebagai media dalam mengakeselrasi sejumlah kepentingan dagang dan target investasi di Indonesia,” jelas Firmanzah.

Selain itu, lanjut SKP Bidang Ekonomi dan Pembangunan itu, program industrialisasi dan hilirisasi yang sementara berjalan membutuhkan tidak hanya mitra strategis, dalam hal investasi, tetapi juga memastikan konfigurasi persaingan di tataran regional yang dapat mendukung daya saing produksi nasional.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mendag Dorong Anggota...
Mendag Dorong Anggota APEC Kolaborasi Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi
Padat, Ini Rangkaian...
Padat, Ini Rangkaian Agenda Jokowi Hari Ini di KTT APEC Thailand
Setelah G20 di Bali,...
Setelah G20 di Bali, KTT APEC Digelar di Thailand
Presiden Prabowo Tiba...
Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan, Bakal Hadiri KTT APEC
Tergabung di 3 Forum...
Tergabung di 3 Forum Kerja Sama Internasional, Menko Airlangga: Indonesia Punya Posisi Strategis
Menko Airlangga dan...
Menko Airlangga dan Pemimpin Ekonomi APEC Dorong Kolaborasi Teknologi antara Pemerintah dan Dunia Usaha
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Hari Ini, Segram Jadi Rp2,63 Juta
13 menit yang lalu
Cyber Breaker Season...
Cyber Breaker Season 3 Jembatani Kebutuhan SDM Digital Pemerintah dan Sektor Bisnis
35 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
54 menit yang lalu
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
1 jam yang lalu
Heboh Pengadaan Kipas...
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop Ferry: Saya Tidak Tahu
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved