Pembangunan PLTU Batang terancam molor

Kamis, 19 September 2013 - 18:52 WIB
Pembangunan PLTU Batang...
Pembangunan PLTU Batang terancam molor
A A A
Sindonews.com - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah (Jateng) terancam molor, karena masih ada beberapa bidang lahan yang belum dibebaskan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa menyebut JBIC sebagai pihak yang membantu pendanaan meminta bidang lahan yang telah dibebaskan per 6 Oktober sudah mencapai 100 persen. Namun, saat ini lahan yang sudah tersedia baru 80 sampai 85 persen.

"Ini yang kita minta ke pengembang untuk selalu push dan kita akan terus pantau," ujar Hatta di kantornya, Jakarta, Kamis (19/9/2013).

Menurutnya, jika sampai sampai 6 Oktober jumlah lahan yang tersedia belum mencapai 100 persen, maka pemerintah bersama JBIC dapat memundurkan groundbreaking proyek tersebut.

"Sepanjang tidak ada kesalahan pengusaha tapi lebih kepada permasalahan lahan itu dimungkinkan," ujar dia.

Namun, Hatta yakin pembebasan lahan untuk proyek yang memakan dana USD6 miliar itu dapat segera groundbreaking dan berjalan dengan baik. "Saya yakin dalam waktu dekat bisa selesai," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLTU Barru OMU Berkomitmen...
PLTU Barru OMU Berkomitmen Catatkan Performa Optimal
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Kantongi SLO, PLTA Poso...
Kantongi SLO, PLTA Poso Dukung Transisi ke Energi Terbarukan
PLN Bakal Lakukan Steam...
PLN Bakal Lakukan Steam Blow Proyek PLTU Sulsel Barru-2
PLTU Barru 2 Sukses...
PLTU Barru 2 Sukses Laksanakan Tahapan Backfeeding
Banjir Terjang Lokasi...
Banjir Terjang Lokasi Proyek PLTU Suralaya Akibat Curah Hujan Tinggi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Marwah Piala Dunia 2026...
Marwah Piala Dunia 2026 Terancam, 5 Negara Berpotensi Absen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved