Dana bilateral swap akan naik USD40 miliar

Selasa, 24 September 2013 - 16:14 WIB
Dana bilateral swap...
Dana bilateral swap akan naik USD40 miliar
A A A
Sindonews.com - Pemerintah berencana akan menambah dana bilateral swap hingga USD40 miliar. Menteri Perindustrian (Menperin), MS Hidayat mengaku ada tiga negara dan satu lembaga internasional yang akan memberikan dana yang digunakan sebagai cadangan dalam gejolak perekonomian tersebut.

Tiga negara yang sepakat memberikan dana USD40 miliar tersebut adalah China, Jepang, dan Korea Selatan. Sedangkan Hidayat enggan menyebut satu lembaga internasional yang akan melakukan swap tersebut.

"Saya enggak berani sebut. Biar Bank Indonesia (BI) saja nanti yang mengumumkan," ujar Hidayat di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Selasa (24/9/2013).

Selain itu, Menperin juga enggan merinci nilai nominal penambahan per negara per institusi dari sebelumnya USD40 miliar itu. "Biar BI yang mengumumkan, karena pada waktunya harus diumumkan untuk memberikan kepercayaan ke pasar dan memberikan sinyal positif," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan M Chatib Basri memastikan lembaga internasional yang memberikan swap tersebut bukanlah International Monetary Fund (IMF).

"Nanti kalau sudah jelas akan diumumkan. Yang pasti lembaga tersebut bukan IMF," tegas Chatib.

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyebut penambahan sWAP tersebut dipastikan akan semakin memperkokoh pertahanan ekonomi Indonesia dalam menghadapi gejolak perekonomian terutama jika tapering off The Fed jadi diberlakukan.

"Artinya, second line of defence kita sudah cukup kuat dan baik. Pokoknya melebihi (lebih dari cukup) lah," tandas Hatta.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Bahaya! Deflasi Hantam...
Bahaya! Deflasi Hantam Ekonomi RI 5 Bulan Beruntun
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Berita Terkini
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
29 menit yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
45 menit yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
1 jam yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
2 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved