Sengketa Pembayaran, Rusia Hentikan Pasokan Gas ke Austria

Senin, 18 November 2024 - 08:22 WIB
loading...
Sengketa Pembayaran,...
Rusia menghentikan pasokan gas ke Austria akibat sengketa pembayaran. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Rusia menghentikan pasokan gas ke Austria akibat sengketa pembayaran, namun masih memompa volume stabil ke Eropa melalui Ukraina setelah para pembeli yang tersisa meminta lebih banyak gas.

Rusia, yang sebelum perang dengan Ukraina adalah pemasok tunggal terbesar gas alam ke Eropa, telah kehilangan hampir semua pelanggannya di Eropa karena Uni Eropa mencoba mengurangi ketergantungannya setelah pipa Nord Stream ke Jerman diledakkan pada 2022.

Baca Juga: Gunakan Senjata Minyak, Trump Berencana Bangkrutkan Iran

Sekarang salah satu rute gas utama Rusia yang terakhir ke Eropa jalur pipa Urengoy-Pomary-Uzhgorod dari era Soviet melalui Ukraina akan ditutup akhir tahun ini, karena Kyiv tidak ingin memperpanjang perjanjian transit lima tahun yang membawa gas Siberia utara ke Slowakia, Republik Ceko, dan Austria.

Austria mengatakan bahwa Moskow telah memberitahukan bahwa gas akan dimatikan setelah putusan arbitrase kepada OMV, pemasok energi terbesar Austria, atas pasokan yang tidak terpenuhi ke unit Jerman oleh perusahaan negara Rusia, Gazprom.

Pada Sabtu (16/11), regulator energi Austria, E-Control, mengatakan bahwa pengiriman Gazprom ke OMV telah dihentikan pada pukul 6 pagi (0500 GMT), dan menambahkan bahwa harga dan pasokan ke pelanggan Austria stabil.
OMV berusaha untuk memulihkan kerugian sebesar 230 juta euro atau USD242 juta, yang diberikan selama arbitrase, dari Gazprom dengan mengimbangi klaim terhadap faktur untuk pengiriman ke Austria, yang pada dasarnya menghentikan beberapa pembayaran untuk gas yang dipasok melalui Ukraina.

Baca Juga: Serangan Israel Diklaim Hantam Situs Parchin, Lumpuhkan Kemampuan Iran Bikin Bom Nuklir
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved