Kelompok usaha di Sleman digelontor Rp1,5 M

Rabu, 25 September 2013 - 16:44 WIB
Kelompok usaha di Sleman...
Kelompok usaha di Sleman digelontor Rp1,5 M
A A A
Sindonews.com - Ratusan proposal bantuan modal kelompok usaha menumpuk di bagian perekonomian pemerintah kabupaten (Pemkab) Sleman, Yogyakarta. Proposal-proposal itu merupakan proposal yang diajukan kelompok usaha pada Februari-April pada tahun lalu.

Hal ini terungkap saat bagian perekonomian melakukan verifikasi terhadap proposal tersebut. Verifikasi ini guna validitas terhadap administrasi kelompok usaha, untuk pencairan dana bantuan. Untuk bantuan modal, Pemkab mengalokasikan anggaran Rp1,5 miliar melalui APBD perubahan 2013.

"Verifikasi ini juga untuk meminimalisir kesalahan administrasi dalam pencairan dana bantuan. Sebab yang sering menjadi permasalaham saat pencairan dana, yakni adanya pergantian pengurus kelompok," ungkap Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Sleman, CC Ambarwati, di kantornya, Rabu (25/9/2013).

Ambarwati mengatakan, dari ratusan proposal untuk bantuan usaha kelompok usaha yang masuk, 233 diantaranya telah ditetapkan berhak menerima bantuan. Penerima dana tersebut terdiri dari kelompok aneka usaha, kelompok budidaya peternakan, kelompok budidaya perikanan, pengelolaan lingkungan, industri kecil dan lain-lain.

"Dana yang dicairkan antara Rp3 juta hingga Rp10 juta atau tergantung dengan jenis usaha, jumlah anggota dan jumlah KK miskin yang berada didalam kelompok tersebut. Dana nantinya akan ditranfer oleh DPKAD setelah verifikasi selesai," katanya.

Dia menjelaskan, karena hibah menjadi objek pemeriksaan BPK, maka penggunana dana tersebut nantinya diminta pertanggung jawaban. Laporan penggunaan keuangan tersebut diharapkan dapat diterima Januari 2014.

Sedangkan laporan perkembangan dana hibah dilakukan setiap enam bulan sekali. Laporan penggunaan anggaran harus dikirimkan ke sekretaris daerah (Sekda).

"Bagi kelompok penerima bantuan yang usahanya berkembang, tertib administrasi dan mengirimkan laporannya secara rutin, akan mendapatkan reward, dana hibah Rp1 juta. Pada 2013 ada 51 kelompok penerima bantuan dari periode yang lalu yang akan menermia reward itu," jelasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina SMEXPO Geliatkan...
Pertamina SMEXPO Geliatkan Ekonomi Rakyat di Yogyakarta
Dongkrak Ekonomi Warga...
Dongkrak Ekonomi Warga Jogja, Nara Kupu Gelar Lagi Pasar Sayur dan Pets Day Out
Tiga Jurus Sandiaga...
Tiga Jurus Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf
Wamenkop Sebut Yogyakarta...
Wamenkop Sebut Yogyakarta Bisa Jadi Role Model Daerah Bersistem Ekonomi Pancasila
Ekonomi Jatim Alami...
Ekonomi Jatim Alami Kontraksi, Pertumbuhannya Kalah Dari Banten dan Yogyakarta
Sukuk Ritel SR016 Bakal...
Sukuk Ritel SR016 Bakal Dirilis, Investasi Syariah yang Aman dan Dijamin Negara
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
10 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved