Nilai investasi yang masuk di DIY baru Rp300 M

Kamis, 26 September 2013 - 15:15 WIB
Nilai investasi yang...
Nilai investasi yang masuk di DIY baru Rp300 M
A A A
Sindonews.com - Nilai penanaman modal di Provinsi DIY sampai saat ini baru Rp300 miliar. Angka tersebut masih jauh dari target 2013 sebesar Rp1 triliun sampai Rp2 triliun.

Kondisi perekonomian yang kurang mendukung saat ini menjadi salah satu faktor investor belum banyak yang masuk. Kepala Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) DIY, Supratikto mengatakan, di Indonesia saat ini sedang kurang kondusif untuk penanaman modal, salah satunya karena tingkat bunga yang tinggi.

Kondisi ini memicu adanya perlambatan pertumbuhan ekonomi. Indikasi antara lain tingkat inflasi, defisit transaksional dan lainnya. Kondisi tersebut juga berlaku di Provinsi DIY.

"Di negara lain bunga hanya 2 persen, sedangkan di Indonsia 10 persen. Ini jelas kurang kondusif," ujar Supratikto di sela-sela temu bisnis peningkatan penanaman modal di DIY di Hotel Inna Garuda Yogyakarta, Kamis (26/9/2013).

Menurutnya, sampai saat ini capaian penanaman modal di DIY baru Rp300 miliar yang berasal dari lima perusahaan dalam negeri. "Itu berdasarkan izin prinsip dan izin usaha yang kita keluarkan. Jumlah tersebut belum termasuk yang dikeluarkan kabupaten dan kota di DIY," jelasnya.

Namun, perizinan usaha yang dikeluarkan kabupaten dan kota di DIY justru membanggakan. Nilai investasi di bawah Rp17 miliar, perizian dikeluarkan oleh kabupaten dan kota. Lebih dari Rp17 miliar dikeluarkan oleh provinsi (BKPM DIY).

Dalam empat bulan ini, akumulasi nominal dari empat kabupaten dan satu kota di DIY sudah mencapai Rp1,5 triliun. "Itu tidak termasuk perhotelan, karena di bawah payung Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata," imbuhnya.

Dia mengakui, BKPM DIY pada 2013 ini menargetkan penanaman modal sebesar Rp1 triliun sampai Rp2 triliun. Dengan capaian yang baru Rp300 miliar, masih jauh dari realisasi. "Tapi sebenarnya Rp300 miliar sudah lumayan bagus. Karena BKPM pusat hanya menargetkan BKPM DIY Rp350 miliar. Tapi kita punya target sendiri, Rp1 triliun sampai Rp2 triliun," jelasnya.

Supratikto mengungkapkan, meski capaiannya masih jauh dari target, BKPM DIY optimistis bisa merealisasikan target, setidaknya mendekati target. Langkah yang dilakukan BKPM DIY antara lain dengan menciptakan birokrasi yang tidak menghambat serta mendorong pelaku usaha lebih bersemangat.

Dia menegaskan, untuk perizinan (prinsip dan usaha), tidak membutuhkan waktu terlalu lama. Maksimal dua pekan izin bisa dikeluarkan. "Cepat tapi tidak asal mengeluarkan izin. Prinsip amdal, implikasi keuangan tetap ada. Izin yang kita keluarkan juga tetap berkoordinasi dengan BKPM pusat," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina SMEXPO Geliatkan...
Pertamina SMEXPO Geliatkan Ekonomi Rakyat di Yogyakarta
Dongkrak Ekonomi Warga...
Dongkrak Ekonomi Warga Jogja, Nara Kupu Gelar Lagi Pasar Sayur dan Pets Day Out
Tiga Jurus Sandiaga...
Tiga Jurus Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf
Wamenkop Sebut Yogyakarta...
Wamenkop Sebut Yogyakarta Bisa Jadi Role Model Daerah Bersistem Ekonomi Pancasila
Ekonomi Jatim Alami...
Ekonomi Jatim Alami Kontraksi, Pertumbuhannya Kalah Dari Banten dan Yogyakarta
Sukuk Ritel SR016 Bakal...
Sukuk Ritel SR016 Bakal Dirilis, Investasi Syariah yang Aman dan Dijamin Negara
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
2 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
3 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
3 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
3 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
3 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved